STIKES Persada Wisuda 23 Sarjana Gizi Angkatan III Tahun Akademik 2024/2025

NABIRE - Sidang Senat Terbuka STIKES Persada Nabire dalam rangka wisuda 23 Sarjana Gizi (S.Gz). STIKES Persada Nabire secara resmi mewisudakan 23 mahasiswa Program Studi Sarjana Gizi Angkatan III Tahun Akademik 2024/2025 yang digelar di Aula RRI Nabire, Kamis (21/5/2026).
Wisuda dengan mengusung tema ‘Mekar di Timur: Menjadi Akar Gizi yang Kuat bagi Kesehatan Tanah Papua’, sebagai bentuk komitmen lulusan untuk mendukung pembangunan kesehatan masyarakat di Papua, khususnya di bidang gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ketua STIKES Persada Nabire, Nur Indah Fitriana mengatakan para lulusan diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang siap menjawab berbagai persoalan kesehatan di Tanah Papua.
“Lulusan sarjana gizi harus mampu menjadi generasi yang sehat, cerdas, unggul serta hadir untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di Tanah Papua,” ujar Ketua STIKES Persada.
Ia menegaskan, wisuda bukan hanya seremoni akademik, melainkan hasil perjuangan panjang mahasiswa selama menjalani pendidikan tinggi kesehatan.
Menurut Nur Indah, sejak berdiri pada 2019, STIKES Persada Nabire terus berkembang untuk menjawab kebutuhan tenaga kesehatan profesional di Papua Tengah. Awalnya kampus hanya memiliki Program Studi S1 Gizi, namun kini berkembang menjadi tiga program studi, yakni S1 Gizi, S1 Administrasi Kesehatan dan S1 Kesehatan Lingkungan, Program Studi S1 Kesehatan Lingkungan sendiri resmi memperoleh izin operasional pada Maret 2026.
“Perkembangan ini menjadi bukti komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi kesehatan bagi anak-anak Papua,” ucapnya.
Ia menjelaskan, seluruh program studi di STIKES Persada Nabire telah terakreditasi dengan peringkat baik dan kampus terus meningkatkan mutu pendidikan serta tata kelola perguruan tinggi.
Dalam kesempatan itu pihak kampus juga menyampaikan apresiasi kepada LLDIKTI Wilayah XIV atas dukungan pengembangan institusi pendidikan tersebut.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan dukungan pendidikan, bantuan biaya kuliah hingga pembiayaan wisuda mahasiswa.
Menurut Nur Indah, dukungan pemerintah menjadi investasi penting dalam menciptakan generasi Papua yang mampu bersaing di masa depan. Selain itu, STIKES Persada Nabire juga terus meningkatkan kualitas tenaga pengajar. Saat ini dua dosen sedang menempuh pendidikan doktoral dan satu dosen lainnya diusulkan mengikuti program beasiswa doktoral wilayah Papua dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Persada Nabire, Adhi Hilardi mengatakan wisuda menjadi awal pengabdian para lulusan sebagai tenaga kesehatan di tengah masyarakat Papua Tengah.
“Lulusan hari ini adalah harapan baru bagi pembangunan kesehatan di Papua Tengah. Mereka diharapkan mampu hadir sebagai pelayan masyarakat yang siap mengabdi di tengah berbagai tantangan kesehatan,” ujar Ketua Yayasan.
Ia menilai STIKES Persada Nabire memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan melalui tiga program studi unggulan yang dimiliki kampus.
Menurutnya, persoalan stunting, keterbatasan akses layanan kesehatan, sanitasi, kualitas air bersih hingga pengelolaan lingkungan sehat masih menjadi tantangan serius di Papua Tengah. Karena itu, pendidikan kesehatan dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam membangun masyarakat Papua yang sehat, mandiri dan sejahtera.
Acara wisuda berlangsung hikmah dan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, Kepala LLDIKTI Wilayah XIV, Dosen, tenaga kependidikan, prang tua wisudawan/ti serta tamu undangan lainnya. (agustinus)
Bagikan artikel ini



