Srikandi PLN UP3 Nabire Wujudkan Kampung Sehat dan Mandiri di Yaro Makmur

NABIRE - Srikandi PLN UP3 Nabire mencetak gebrakan nyata dengan meluncurkan program inspiratif "Srikandi Care" di Kampung Yaro Makmur. Program yang berfokus pada kemandirian gizi dan pemberantasan stunting ini menjadi bukti komitmen gerakan perempuan PLN dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Aksi kemanusiaan ini adalah bagian dari payung besar Srikandi Movement PLN. Manajer PLN UP3 Nabire, Rakhel Monika Rumbewas, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan inisiatif yang lahir dari Srikandi PLN untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perusahaan dan lingkungan sekitar.
Program "Srikandi Care" edisi November 2025 di lingkungan UP3 Nabire secara spesifik dirancang sebagai upaya nyata memerangi stunting atau gizi buruk, terutama yang menargetkan Ibu hamil dan anak-anak balita.
Kampung Yaro Makmur dipilih sebagai lokasi program karena telah ditetapkan oleh PLN sebagai Kampung/Desa Berdaya. Status ini menjamin bahwa Yaro Makmur akan menjadi penerima bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) PLN secara berkelanjutan.
Dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada Jumat, (14/11/2025), Srikandi PLN UP3 Nabire memberikan beragam bantuan yang terintegrasi dan fokus.
Total 40 orang penerima, terdiri dari Ibu hamil dan anak-anak, mendapatkan intervensi gizi dan kesehatan secara langsung.
Kegiatan inti program ini meliputi tiga pilar utama: edukasi, kesehatan, dan kemandirian ekonomi.

Sosialisasi Stunting diberikan melalui kerja sama dengan Puskesmas Yaro Makmur, bertujuan memberikan pengetahuan mendalam tentang gizi yang baik sebagai langkah preventif.
Tak hanya edukasi, Pemeriksaan Kesehatan bagi Ibu hamil dan anak-anak juga dilaksanakan. Ini penting untuk memantau kesehatan Ibu dan janin, serta mendeteksi dini pertumbuhan anak.
Selain itu, untuk meningkatkan gizi secara langsung, Srikandi PLN memberikan Bingkisan Makanan dan Minuman Sehat kepada para penerima manfaat.
Aspek paling menarik adalah pelatihan dan Pemberian Ikan Lele beserta Perlengkapannya. Langkah ini dirancang untuk membuka peluang usaha baru bagi warga dalam beternak ikan lele, atau setidaknya dapat dikonsumsi sendiri untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Kepala Kampung Yaro Makmur, Edy Suyitno, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan berharap program budidaya lele tersebut bisa bermanfaat bagi anak-anak balita sebagai "anak emas" generasi penerus.

Apresiasi senada juga datang dari Kepala Puskesmas Yaro Makmur, Yopie Mabui, yang sangat mendukung kegiatan peningkatan kesehatan masyarakat ini.
Acara ditutup dengan sesi penyampaian materi oleh Kepala Kampung Yaro Makmur mengenai bibit lele, penjelasan lebih lanjut tentang stunting dari tim Puskesmas, dan sesi foto bersama sebagai penanda sinergi kuat antara PLN, pemerintah kampung, dan puskesmas.(sam)
Bagikan artikel ini


