NABIRE - Saat melakukan kunjungan kerja, sekaligus sosialisasi kepada siswa dan orang tua siswa penerima bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), Dr. Soedeson Tandra, SH., M.Hum, selaku anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah pada Senin, (11/5/26) di Aula SD YPK Sion Nabire.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Soedeson Tandra mengatakan, yang membutuhkan bantuan itu banyak, tetapi dana itu sangat sedikit, sehingga selaku anggota Komisi III DPR RI harus kembali membangun komunikasi dan lobi lagi dengan fraksi dan komisi lain yang ada di DPR RI agar aspirasi yang tersalur ini bisa terjawab secara bertahap.

Dengan demikian kehadiran dirinya selaku wakil rakyat di Dapil Papua Tengah, tidak harus banyak bicara tetapi lebih banyak mendengarkan aspirasi yang datangnya dari masyarakat, sehingga apa yang telah disampaikan dalam pertemuan ini akan kembali diperjuangkan.

Misalnya, ia mencontohkan, untuk penerima bantuan dana PIP di SD YPK Sion Nabire dari PIP reguler hanya tercatat 90 murid yang dapat, sementara jumlah murid di SD YPK Sion Nabire tercatat berdasarkan laporan Ketua PSW YPK ada 453 murid, sehingga dari hasil lobi selaku wakil rakyat di Senayan tercatat 284 murid dapat bantuan beasiswa PIP non reguler pada tahun 2025 lalu.

Sehingga dari upaya dan kerja keras bagi dunia pendidikan di wilayah Provinsi Papua Tengah dengan satu harapan agar anak-anak Papua juga punya kesempatan mendapatkan layanan pendidikan, karena hasil dari pendidikan itu bisa merubah sesuatu menjadi baik dan kelak anak-anak juga menjadi pelayanan masyarakat.

“Kehadiran saya di Kabupaten Nabire, kami akan mencari data yang lebih besar atau banyak dengan cara menggali aspirasi langsung dari masyarakat dan kembali akan diperjuangkan lagi, dengan harapan semua bisa terlayani walaupun itu secara bertahap mendapatkan perhatian,” harapnya. (des)