SMK Kesehatan Anigou Lepas 64 Orang Ikuti Prakerin dan PPL II
NABIRE - Bertempat di Aula Pertemuan SMK Kesehatan Anigou Nabire di Kalobobo, Sabtu (2/9/23) telah berlangsung pelepasan siswa siswi kelas XII dan kelas XI yang akan mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan PPL II selama satu dan dua bulan.

NABIRE - Bertempat di Aula Pertemuan SMK Kesehatan Anigou Nabire di Kalobobo, Sabtu (2/9/23) telah berlangsung pelepasan siswa siswi kelas XII dan kelas XI yang akan mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) dan PPL II selama satu dan dua bulan.
Ketua Yayasan Harapan Nusantara Dou Tou, Yosafat Nawipa, S.Pd mengatakan, pendidikan merupakan pondasi yang kuat untuk membangun negeri ini. Sehingga anak=-anak yang akan mengikuti Prakerin dan PPL II di luar sekolah, diharapkan selalu jaga nama baik sekolah selama berada di tempat Prakerin dan PPL II.
“Selama ini kita telah belajar di kelas bersama dengan bapak dan ibu guru. Kini kita belajar lagi di luar sekolah dan itu merupakan tempat orang lain. Maka harus serius belajar di lapangan selama Prakerin dan Praktek PPL II. Tunjukan apa yang telah anak-anak belajar di sekolah ini guna kelak bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Kepala SMK Kesehatan Anigou Nabire, Damian Nawipa, S.Pd dalam sambutannya mengatakan, Prakerin dan Praktek PPL II bagi 64 siswa siswi ini akan berlangsung di Puskesmas dan juga klinik–klinik yang ada di Nabire. Puskesmas dan klinik merupakan mitra kerja SMK Kesehatan Anigou Nabire.
Untuk itu sebelum ke tempat Prakerin dan Praktek PPL II, siswa siswi akan lebih dulu mendapatkan pembekalan. Karena dari 64 siswa siswi ini, ada 31 murid kelas XI yang mengikuti Praktek PPL II, sementara ada 33 murid kelas XII mengikuti Prakerin yang akan berlangsung selama tiga bulan.
Sehingga kepada 64 murid yang akan mengikuti Praktek dan Prakerin, kepala sekolah dan dewan guru pesan agar selalu hadir tepat waktu dan aktif mengikuti semua kegiatan selama di lapangan.
“Tunjukan apa yang kalian bisa, serta belajarlah dengan baik. Karena kelak anak-anak akan menjadi pelayan-pelayan masyarakat,” ujarnya. (des)
Bagikan artikel ini



