NABIRE - Selama dua hari dengan menggunakan sistim tes akademik dan wawancara pada tiga sesi, SMAN 1 Nabire menggelar kegiatan tes bagi 437 calon murid baru yang dimulai dari tanggal 21 dan 22 Juni tahun 2022.

Pada tes akademik dapat menggunakan jaringan komputer dan setiap peserta yang telah selesai mengikuti tes akademik langsung diarahkan mengikuti tes wawancara guna menghemat waktu yang ada selama tes berlansung.

Berdasarkan data pendaftaran awal telah mendaftar 543 orang murid baru, namun yang mengikuti tes hanya 437 orang. Sedangkan ada 106 peserta yang tidak dapat mengembalikan atau memasukan berkas pendaftarannya.

“Untuk awal tahun pelajaran 2022/2023 SMAN 1 Nabire siap menampung murid untuk mengisi 10 kelas baru. Dimana pada 10 kelas baru itu terdiri dari 5 kelas untuk jurusan IPA, 4 kelas untuk jurusan IPS dan satu kelas untuk jurusan IPB atau jurusan Bahasa. Dengan harapan dari 437 calon murid yang tes ini pihak sekolah tidak akan membuangnya lebih banyak,” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Nabire, Septina Auparay, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (21/6/22).

Dan untuk penerimaan murid baru pada SMAN 1 Nabire akan memperhatikan ketentuan yang berlaku. Untuk sistim zonasi diberikan kuota 50%, jalur prestasi 30%, jalur Afirmasi 15% dan pindahan mengikuti orang tua sebanyak 5%.(des)