SMA BM Kembangkan Pendidikan Karakter Lewat Ibadah Oikumene dan Upber
NABIRE – Telah kita ketahui bersama bahwa mulai awal tahun pelajaran 2018/2019 ini lewat penerapan Kurikulum K-13, pemerintah pusat me
Bagikan
NABIRE – Telah kita ketahui bersama bahwa mulai awal tahun pelajaran 2018/2019 ini lewat penerapan Kurikulum K-13, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) telah mengamanatkan pendidikan karakter sebagai salah satu mata pelajaran yang wajib diberikan kepada semua peserta didik.Untuk itu, pihak sekolah dari SMA Bhakti Mandala (BM) Nabire dapat mengembangkan pendidikan berkarakter lewat kegiatan Ibadah Oikumene yang diambil selama satu jam pelajaran pada setiap hari Sabtu pagi sebelum pelajaran dimulai dan juga pada hari Senin lewat kegiatan Upacara Bendera (Upber) bersama keluarga di lingkungan Yayasan Bhakti Mandala. Demikian dikatakan Kepala SMA BM Nabire Agustinus Ambadatu, S.Pd, kepada Papuapos Nabire akhir pekan lalu di ruang kerjanya seraya menambahkan, diawal minggu berjalan pasti ada upacara dan diakhir pekan berjalan juga dilaksanakan ibadah bersama yang melibatkan semua guru dan murid dalam satu ruangan.Sebab, dengan ibadah Oikumene, sudah jelas–jelas murid diberikan tanggung jawab secara bergantian membawa lagu-lagu pujian dan doa pembukaan serta doa penutup serta untuk pembacaan Firman Tuhan langsung oleh Guru Agama, sementara untuk upacara bendera murid diberikan tugas untuk bernyanyi, juga pembacaan teks Pancasila dan Undang-Undang Dasar(UUD) pada saat upacara. Sehingga selaku kepala sekolah SMA BM menilai untuk penerapan pendidikan berkarakter yang diwajibkan melalui Kurikulum K-13, sesungguhnya bisa dimulai lewat kegiatan keagamaan dan juga kegiatan upacara bendera pada setiap hari Senin, maka lewat dua kegiatan ini akan terlihat karakter anak lewat sikap dan perilaku.(des)
Bagikan artikel ini



