Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif, Tanggung Jawab Semua Elemen

NABIRE - Kembali Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago Provinsi Papua Tengah menyuarakan pesan persaudaraan dengan tegas, bahwa situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masayarakat, dimulai dari para tokoh hingga seluruh warga msayarakat.
Salah satu hal yang menjadi sorotan kepala suku yang satu ini ialah telah terjadi pengrusakan sejumlah fasilitas umum khususnya lampu emergency Solar Cell yang terpasang di sepanjang jalan untuk memberikan penerangan di malam hari yang kian marak terjadi.
Menurut Melkias Keiya, fasilitas tersebut dibangun untuk kepentingan bersama yang harus dijaga dengan baik agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh mayarakat Nabire.
“Bukan saja pengrusakan lampu, tetapi juga ada pengrusakan halte dan juga fasilitas umum lainnya,” demikian bunyi siaran pers Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, SH, kepada Papupos Nabire, Kamis (28/5/26) seraya menambahkan, fasilitas umum yang telah dibangun oleh Pemerintah hendaknya dijaga dengan baik demi kemajuan daerah, bukan untuk dirusak.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat agar dalam segala hal di tengah Masyarakat harus mengutamakan dialog, komunikasi dan penyelesaian persoalan secara damai dan jangan terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persaudaraan. “Stabilitas keamanan sangat penting demi masa depan generasi muda dan kelangsungan Pembangunan,” terangnya.
Karena keberlangsungan pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipatif aktif dari seluruh masyarakat Papua Tengah. Sebab tujuan pembangunan untuk meningkakan kesejahteraan bagi masyarakat.
Dengan demikian selaku kepala suku menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang selama ini terus menjaga situasi keamanan dan mendukung ketertiban di tengah masyarakat, demi terciptanya Papua Tengah yang maju, Damai dan sejahtera. (des)
Bagikan artikel ini



