NABIRE – Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire yang digelar Sabtu (2/12) molor 3 jam lebih dari jadwal pembukaan yang ditetapkan. Sidang paripurna yang dijadwalkan pembukaannya pukul 09.00 WIT pagi molor hingga pukul 13.00 saing. Keterlambatan tersebut karena keterlambatan materi sidang dari eksekutif. Materi sidang baru diantar ke DPRD setelah 3 jam dari jadwal pembukaan sidang. Anggota dewan yang datang dengan harapan, pembukaan sidang paripurna akan tepat waktu sesuai dengan jadwal, undangan kesal. Saking kesalnya, keterlambatan pembukaan akibat keterlambatan materi sidang, anggota dewan mempertanyakan kinerja eksekutif mempersiapkan materi sidang.  Sidang paripurna untuk pembahasan 5 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nabire tahun anggaran 2018 dibuka Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Marthen Douw didampingi Wakil Ketua I, Marcy Kegou, dan Wakil Ketua II, Roy Wonda. Pembukaan sidang, dihadiri Bupati Nabire, Isaias Douw, Wakil Bupati, Amirullah Hasyim, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), kepala organisasi perangkat daerah dan undangan lainnya. Keistimewaan sidang dewan kali ini, anggota DPRD, CH Tarukila juga hadir bersama kursi rodanya. Tarukila mengikuti sidang paripurna ke ruang sidang dengan kursi roda yang didorong oleh keluarganya. Usai membuka sidang, Ketua DPRD, Marthen Douw mempersilahkan Bupati Nabire, Isaias Douw untuk menyampaikan nota pengantar keuangan sebelum dibahas oleh dewan bersama eksekutif selama persidangan. Molornya jadwal sidang tidak hanya pagi. Agenda tanggapan eksekutif atas pemandangan umum dari fraksi-fraksi di dewan terpaksa ditunda hingga akan dilaksanakan pagi ini, Senin (4/12). Karena, hingga pukul 22.30 WIT, Sabtu (2/12) eksekutif masih diskusi, sehingga materi jawaban eksekutif belum selesai. Padahal, Ketua DPRD, Marthen Douw menskor rapat paripurna, pukul 16.30 WIT, rapat paripurna untuk akan dilanjutkan pukul 21.00 WIT untuk mendengarkan tanggapan eksekutif atas pemandangan umum fraksi DPRD Nabire.(ans)