Sidak Bupati Dogiyai, Pejabat di Kantor Lingkungan Hidup Sepi
DOGIYAI – Meski pejabat birokrat senantiasa penuh waktu betah berkantor sesuai standar waktu jam kerja. Konon, harapan itu jauh pasak dari tiang. Seperti itulah sedikit gambaran Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Dogiyai.

DOGIYAI – Meski pejabat birokrat senantiasa penuh waktu betah berkantor sesuai standar waktu jam kerja. Konon, harapan itu jauh pasak dari tiang. Seperti itulah sedikit gambaran Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Dogiyai.
Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd.,M.Si, ketika Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor lingkungang hidup kedepatan pejabat birokrat dari eselon II hingga eselon IV tak satu pun berada di kantor tersebut.
Setiba di kantor lingkungan hidup, lantas bupati bertanya kepada staf yang masuk kantor saat itu, apakah ada kepala dinas, sekretaris, kepala-kepala bidang dan kepala-kepala seksi?, “Tidak ada, hanya ada satu kepala seksi saja yang masuk kantor, tapi barusan tadi ada keluar jadi tidak tau dia kemana,” jawab sejumlah staf honor yang hadir.
Usai berkacap-cakap, Bupati Yudas mengatakan, tujuan dirinya melaksanakan inspeksi mendadak di sejumlah kantor guna memastikan keaktifan dan kepatutan disiplin kerja para pejabat birokrat di kantor.
“Saya tiba-tiba ke kantor-kantor OPD, kemarin di dinas pendidikan. Hari ini di lingkungan hidup hanya untuk mengecek dan memastikan keaktifan dan kedisiplinan para pejabat dari eselon II hingga eselon IV. Ternyata di lingkungan hidup ini semua pada tidak ada,” kata Bupati Yudas, Kamis (12/3/25).
Bupati mengaku, setelah dikrocek ternyata yang masuk kantor adalah tenaga honorer. “Tadi mereka (tenaga honor) mengaku hanya tenaga Honorer saja yang berkantor, sedangkan kepala dinas dan jajaran ASN tidak tau kemana,” akunya.
Sehingga, Bupati Yudas hanya meminta kepada tenaga honorer agar sampaikan kepada kepala dinas, sekretariat dan seterusnya bahkan para ASN yang ada di kantor lingkungan hidup untuk segera aktif kembali.
“Tolong sampaikan kepada kepala dinas, sekretaris dan jajarannya untuk segera kembali aktif kerja di kantor,” pinta Bupati Yudas.
Bupati Yudas mengimbau, ASN maupun tenaga honor mesti menyatukan komitmen untuk meningkatkan pengabdian dan produktivitas dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik dan selalu berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Saya mengimbau kepada ASN dan tenaga honor harus selalu bersatu dan mempunyai rasa cinta Dogiyai, semangat untuk mengabdi untuk melayani masyarakat agar kesejahteraan itu dapat terwujud melalui sentuhan pelayanan kita,” imbuh Bupati Yudas.(you/dmp)
Bagikan artikel ini



