NABIRE - Diketahui bersama pada 28 November 2024 silam telah terbakar sejumlah Rombongan Belajar (Rombel) milik SMP YPK Imanauel Nabire, namun kini sudah terbangun 3 Rombel dan satu laboratorium komputer yang berdiri megah di halaman SMP YPK Imanuel Nabire yang terletak di Jalan Kusuma Bangsa Nabire.

Dari tiga Rombel dan satu Laboratorium Komputer itu dibangun dengan sumber dana refitalisasi dari Pemerintah Pusat yang merupkan program dari Presiden RI, H. Prabowo Subianto melalui Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan total dana Rp1,8 miliar.

Dari dana 1,8 M itu diberikan kesempatan kepada pihak sekolah dalam bentuk swakelola dengan ketentuan waktu 90 hari kerja kalender, sehingga pada 10 November 2025 lalu pihak sekolah melakukan kegiatan doa syukur dan pada awal semester genap tahun pelajaran 2025/2026, tiga rombel dan satu Laboratorium Komputer sudah digunakan pihak sekolah.

Dikatakan Kepala sekolah SMP YPK Imanuel Nabire, Linda Maro, S.Pd, kepada Papuapos Nabire, Kamis (5/3/2026), dengan tambahan pembangunan tiga Rombel baru, kini semua murid SMP YPK kembali aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di pagi hari alias tidak ada lagi yang sekolah siang hari.

Dan untuk sementara semua Rombel yang ada dimaksimalkan untuk bisa menampung semua murid, walaupun itu dimaksimalkan agar tidak ada lagi murid atau kelas yang sekolahnya di siang hari dan ke depan SMP YPK Imanuel Nabire tetap masih membutuhkan tambahan ruangan kelas baru agar jumlah murid kembali diatur sesuai ketentuan Dapodik.

Untuk itu, sebagai kepala sekolah dan seluruh dewan guru berkeyakinan dengan berjalannya waktu dipastikan ada perhatian lagi dari Pemerintah Pusat, Provinsi Papua Tengah dan Pemerintah Kabupaten Nabire soal kelanjutan bantuan pembangunan ruangan kelas baru, guna menjawab kebutuhan ruangan kelas di SMP YPK Imanuel Nabire.(des)