Serangan KKB di Yahukimo: 5 Penambang Emas Ilegal Tewas

YAHUKIMO - Personel gabungan dari Kepolisian Resor (Polres) Yahukimo, Satgas Damai Cartenz, dan Brimob Polda Papua berhasil mengevakuasi dua jenazah penambang emas ilegal yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bingki, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kedua jenazah di bawah ke RSUD Dekai Kabupaten Yahukimo untuk penangan lebih lanjut oleh pihak medis. Aparat masih berusaha mengevakusi 3 koran lainnya.
Peristiwa ini bermula pada Minggu, 21 September 2025, saat KKB pimpinan Kopi Tua Heluka menembak 2 penambang emas ilegal di Bingki Yahukimo. Aksi kekerasan kembali terulang pada Senin, 22 September 2025 ketika menembak 3 penambang emas lainnya sebelumnya sebenarnya upaya evakuasi ini sempat tertunda 3 hari karena terjadi kontak tembak dan cuaca buruk.
Aparat gabungan pun melakukan tembakan balasan sehingga terlibat kontak tak kurang lebih 1 jam, hingga KKB mundur ke hutan. Meski berhasil memukul mundur KKB, evakuasi belum dapat dilakukan karena cuaca di lokasi yang tidak mendukung.
Keterangan dari Kompol Yusuf Tauziri Wakasatgas Humas Damai Cartenz, telah berhasil mengevakuasi dua dari lima korban masyarakat penambang yang menjadi korban aksi pembunuhan oleh KKB yang menamakan dirinya Kodam 16 Yahukimo.
Diduga korban atas nama Delsen Domingus dan Marcelinus Mane, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area Kampung Bingki, Distrik Beradala, Kabupaten Yahukimo.
Sampai saat ini masih dilakukan pencaharian kepada 3 korban yang tertembak, tapi aparat gabungan harus terhenti diakibatkan cuaca yang buruk.
Hal ini juga membuat aparat gabungan tetap waspada dan melakukan pemantauan udara serta menjalin hubungan komunikasi antar masyarakat agar mendapatkan jalan keluar dari pencarian dan evakuasi korban tersebut.(reynaldo alexander rumyaan)
Bagikan artikel ini



