Sepo Nawipa Tutup Musyawarah dan Rapat Koordinasi Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah

NABIRE - Ketua Panitia Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah, Sepo Nawipa, secara resmi menutup Musyawarah dan Rapat Koordinasi (Rakor) I di Aula RRI, Nabire, pada Selasa (16/09/2025). Acara yang berlangsung menandai langkah awal kepengurusan baru dalam merancang program kerja untuk lima tahun ke depan.
Sepo Nawipa mengungkapkan bahwa penutupan kegiatan seharusnya dilakukan oleh Gubernur Provinsi Papua Tengah. Namun, karena Gubernur sedang menghadiri pertemuan lain, Sepo Nawipa diberi mandat untuk mengambil alih tugas tersebut. Ia menyampaikan permohonan maaf dan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta, narasumber, serta ketua dan sekretaris dewan kesenian dari berbagai daerah.
"Pertemuan ini adalah rekor pertama yang kita laksanakan di Provinsi Papua Tengah," ujar Sepo Nawipa. Ia menekankan bahwa kegiatan ini dapat berjalan lancar berkat dukungan penuh dari berbagai pihak dan restu dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung pengembangan seni dan budaya di wilayah tersebut.
Salah satu poin penting yang digarisbawahi oleh Sepo Nawipa adalah dukungan penuh dari Gubernur. "Pak Gubernur sendiri hadir dan kita semua mendengarkan bahwa sesungguhnya program yang akan dirancang dan diusulkan ke beliau, beliau akan mendukung 100% selama beliau jadi Gubernur," kata Sepo Nawipa, menyampaikan semangat dan motivasi bagi para pengurus dan pelaku seni.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para narasumber yang telah memberikan materi dan arahan. Materi-materi tersebut menjadi dorongan dan modal penting dalam penyusunan program kerja Dewan Kesenian ke depan. Menurutnya, program-program ini akan didesain menjadi beberapa item yang menjadi dasar bagi pengembangan kegiatan seni dan budaya di Papua Tengah.
"Tujuan utama kegiatan ini adalah menyatukan persepsi yang sama, menjadikannya satu konsep yang menjadi dasar bagi organisasi ini untuk bergerak maju," jelas Sepo Nawipa. Ia menambahkan bahwa seluruh capaian dan hasil diskusi dalam musyawarah ini telah mencapai 100% dari target yang ditetapkan.
Hasil musyawarah ini mencakup beberapa program menarik, di antaranya studi pemetaan dan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM). Sepo Nawipa menegaskan bahwa semua hasil ini akan diserahkan kepada pengurus Dewan Kesenian untuk dijadikan program jangka pendek dan jangka panjang selama masa kepengurusan.
Di akhir sambutannya, Sepo Nawipa menyampaikan permohonan maaf jika ada kekurangan atau perbedaan pendapat selama pelaksanaan kegiatan. Ia menutup acara dengan penuh rasa syukur dan harapan, serta atas nama Tuhan Yang Maha Kuasa dan Gubernur Provinsi Papua Tengah, menyatakan bahwa kegiatan Musyawarah dan Rakor I Dewan Kesenian Provinsi Papua Tengah telah resmi ditutup.(sam)
Bagikan artikel ini



