Seorang Anak Hanyut, Meninggal Dunia
NABIRE - Anak berusia sekitar 7 tahun yang masih duduk di bangku kelas 2 SD, menjadi korban hanyut yang terjadi pada Selasa (21/1/25) siang.

NABIRE - Anak berusia sekitar 7 tahun yang masih duduk di bangku kelas 2 SD, menjadi korban hanyut yang terjadi pada Selasa (21/1/25) siang. Tim SAR gabungan dari BASARNAS, Damkar, Polair, Polres dan warga berhasil menemukan korban hanyut. Korban sempat dilarikan ke RSUD Nabire. Dokter yang menangani korban hanyut menyatakan yang bersangkutan sudah meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun media ini dari sumber Tim SAR, sekira pukul 13.00 WIT, diterima berita musibah 1 anak laki-laki berumur 7 tahun korban hanyut.
Menurut informasi, korban beserta temannya bermain di pinggir Kali Girimulyo, lalu terpeleset terbawa arus.
Tim SAR gabungan BASARNAS, Damkar, PolAir, Polres beserta masyarakat menyisiri sungai. Pada pukul 14.30 WIT, korban ditemukan sekital 1 KM dari lokasi kejadian perkara.
Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Hanyut

Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban hanyut di Kali Girimulyo Nabire, Selasa siang kemarin. Menurut keterangan warga korban berusia 7 tahun hanyut saat bermain dan mandi-mandi di kali saat hujan.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, Damkar, Polair, Polres Nabire dan warga mulai bekerjasama untuk mencari korban yang hanyut.
Dan korban tersebut berhasil ditemukan dan sempat dilarikan ke RSUD Nabire. Usai tiba di RSUD Nabire, korban tidak dapat diselamatkan atau tertolong dan dokter yang menangani korban menyatakan yang bersangkutan sudah meninggal dunia.
Moses Duwiri sebagai komandan jaga Dinas Kebakaran dan Penyelamatan, Penanggulangan Bencana dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kepada Papuapos Nabire di rumah duka mengatakan, tim SAR gabungan mulai menyusuri kali yang berada di Girimulyo sampai di Kali Harapan.
“Dan sampai di sana, tim SAR gabungan menemukan korban dan dilarikan ke RSUD Nabire sekitar pukul 14.05 WIT dan nyawa korban dari anak tersebut tidak sempat tertolong,” ujarnya.
Pantauan Papuapos Nabire di lapangan, korban beserta temannya bermain di pinggir Kali Girimulyo, yang pada saat itu hujan deras dan air kali Girimulyo meluap tinggi sekitar dua meter dari dasar kali Girimulyo. (rob/ppn)
Bagikan artikel ini



