Seminar LPDP Usung Tema ‘Bersama Beasiswa LPDP Menuju Papua Tengah Terang’

NABIRE - Seminar Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) dengan mengusung tema: ‘Bersama Beasiswa LPDP Menuju Papua Tengah Terang’, serta berharap dengan terbentuknya mata garuda nanti, LPDP semakin banyak diketahui oleh banyak pihak.
Selaras dengan visi sewaktu maju mencalonkan di mata garuda, yaitu membumikan informasi LPDP ke seluruh penjuru tanah Papua. Demikian dikatakan Ketua Panitia, Felix Degei.
Selaku Ketua Panitia, Felix Degei, S.Pd., M.Ed, ketika berada di Aula Guest House, Kamis (15/1/2026) menyampaikan, menuju Papua Tengah terang di sini dalam artian, tidak hanya berkaitan dengan PLN dan penerangan seterusnya. Akan tetapi, menuju Papua Tengah terang ialah generasi yang bisa berpikir global. Generasi Papua Tengah yang bisa berkompetisi di kancah regional daerah, nasional maupun internasional.
"Generasi Papua Tengah yang bisa menghapus stigma tentang buta aksara, literasi digital, literasi numerasi, keterbelakangan, ketertinggalan, setidaknya bisa meningkatkan index pembangunan manusia," kata Felix yang mana menjadi Ketua Mata Garuda Papua Tengah.
Ia juga menyakini, bahwa ada program pendidikan yang baik, yang tentunya bisa meningkatkan martabat orang Papua. Sehingga, ia berharap sosialisasi yang dilakukan bisa diikuti nanti.
Beasiswa penerima LPDP 80 persen, di dalam penerima tersebut ada alumni, ada yang sudah pegawai dan ada yang persiapan bahasa, ia menyampaikan itu belum ada Mata Garuda Papua Tengah saja angkanya fantastik.
Patut diketahui, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Mata Garuda Papua Tengah dan berkolaborasi dengan Yayasan Mutiara Hitam Papua.
Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, Dr. Drg. Yohanes Tebai, MH.Kes, yang juga merupakan lulusan LPDP mengatakan baik yang asli dari Papua Tengah maupun yang pendatang, karena niat ingin menjadi lilin di visi Gubernur Papua Tengah untuk menerangi Papua Tengah terang.
"Dana LPDP ini merupakan dana abadi tidak bisa diganggu dengan MBG, tidak bisa diganggu dengan cek kesehatan gratis, karena dana ini tersimpan abadi dan digunakan untuk biaya pendidikan," katanya.
Ia menambahkan, salah satu beasiswa yang dikelola dengan baik dan salah satu kuncinya, yaitu di Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan, setelah mendaftarkan ada namanya persiapan jikalau ada syarat yang kurang dan juga LPDP menyediakan pembinaan bahasa.(edi)
Bagikan artikel ini



