NABIRE - Semenjak berdirinya SMK Kesehatan Anigou Nabire pada tahun 2010 silam hingga saat ini telah menamatkan 1.015 peserta didik dan dari 1.015 peserta didik ini telah ada yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ada pula yang telah bergabung ke dunia politik dAn swasta di sejumlah Kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua dan Papua Tengah. 

Untuk itu, dalam diskusi Wartawan Papuapos Nabire bersama Kepala sekolah SMK Kesehatan Anigou Nabire, Yosafat Nawipa, S.Pd, pada beberapa hari lalu dirinya mengatakan, kesuksesan pendidikan di SMK Kesehatan Anigou Nabire hanya didasari dengan adanya membangun hubungan kemitraan dengan sejumlah pihak.

Karena dengan membangun hubungan kemitraan yang baik bersama sejumlah pihak atau stakeholder hanya dengan satu harapan dan tujuan, yakni ingin mencerdaskan anak-anak bangsa yang ada di daerah ini agar kelak menjadi seorang pemimpin yang hebat dan berkarakter di tengah-tengah keluarga dan masyarakat.

Sehingga dalam program pembangunan sejumlah sarana dan prasaran yang lebih baik dan memadai, tentunya membutuhkan dukungan dan uluran tangan dari pemerintah dan semua pihak, namun sebagai umat yang percaya kepada Tuhan, pihaknya menyadari bahwa Tuhan pasti punya rencana yang lebih baik untuk SMK Kesehatan Anigou Nabire di saat ini maupun di masa yang akan datang.

Sebab semenjak hadirnya SMK Kesehatan Anigou Nabire pada tahun 2010 lalu hanya dengan dua program studi, yakni Program Studi Keperawatan Medis dan Program Studi Keperawatan Sosial, namun dengan berjalannya waktu kini SMK Kesehatan Anigou Nabire telah memiliki 4 program studi, yaitu Keperawatan Medis, Keperawatan Sosial, Program Studi Farmasi dan Program Studi Kebidanan.

Untuk itu, selaku kepala sekolah bersama seluruh dewan guru dalam keseharian melaksanakan tugas, selalu mengingatkan para siswa-siswi agar taat akan waktu efektif belajar di sekolah maupun di rumah, karena guru hanya bertugas mengajar dan mendidik, sementara masa depannya ada di tangan Tuhan, dirinya dan keluarga atau orang tuanya.(des)