NABIRE – Pihak sekolah unggulan berpola asrama SMA Negeri Meepago mengakui hingga saat ini pendaftaran murid baru di sekolah tersebut belum memenuhi kebutuhan untuk mengisi empat ruang kelas yang tersedia.

Karena selaku kepala sekolah bersama seluruh dewan guru dapat menargetkan untuk tahun pelajaran 2025/2026, sekolah unggulan berpola asrama SMAN Meepago membutuhkan jumlah siswa baru sebanyak 144 orang, sementara yang membawa formulir sebanyak 112 orang dan yang mengembalikan formulir hanya 36 murid baru saja.

Untuk itu, sampai saat ini pihaknya masih memberikan kesempatan kepada para lulusan SMP/MTs yang ada di Kabupaten Nabire, termasuk tujuh kabupaten lain yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah, untuk datang dan mendaftarkan diri SMAN Meepago.

Demikian dikatakan Kepala sekolah Unggulan Berpola Asrama SMAN Meepago, Otopianus Tebai, S.Pd, kepada Papuapos Nabire, Sabtu (14/6/25), di ruang kerjanya seraya menambahkan, mulai awal tahun pelajaran 2025/2026 semua aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) langsung di gedung baru yang terletak di Kampung Nusantara Kimi, Distrik Teluk Kimi.

Untuk itu pada saat pendaftaran, semua calon siswa–siwi lulusan SMP/MTs telah disampaikan, mulai awal tahun pelajaran semua siswa-siswi sudah mengikuti KBM di gedung baru dan wajib bagi semua murid untuk langsung masuk dan tinggal di asrama.

Karena dengan menggunakan dan menempati gedung baru, baik itu ruangan kelas maupun asrama akan terlihat kekurangannya dan bisa cepat diatasi jika itu menjadi kebutuhan bagi anak-anak. Sebab sekolah unggulan berpola asrama SMAN Meepago saat ini menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Papua Tengah.(des)