NABIRE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Piter Erari, SE.,M.Si dan MRP Papua Tengah, diwakili Paulina Marey, didampingi jajaran menerima aspirasi dan pernyataan sikap yang disepakati oleh enam Suku Pesisir dan Kepulauan Nabire di dua tempat, yakni di Kantor MRP dan Kantor Bupati Nabire, Senin (12/08/2024) pukul 11.00 WIT.


Aspirasi yang disampaikan itu terkait permasalahan yang terjadi di Kampung Waroki, Nabire, Papua Tengah.


Sekda Nabire memberikan menyampaikan, untuk segera menindaklanjuti pernyataan sikap yang sudah disampaikan oleh enam suku ini, dan akan dikoordinasikan bersama untuk pernyataan sikap enam suku dan juga yang tergabung dalam aspirasi ini.


Sekda juga berpesan untuk kekompakan ini perlu dijaga. "Atas nama pemerintah, kami menginginkan kehidupan yang damai sejahtera," ujar Sekda Nabire.


Tidak hanya itu, Paulina Marey selaku Wakil Ketua I MRP Papua Tengah mengatakan, apa yang selama ini bapak/ibu bergumul, dan siang ini pihaknya boleh menerima ini dengan baik. "Kami tidak mungkin hari ini menjawab bapak/ibu, tetapi kami akan utarakan lewat beberapa waktu ini ke depan, jadi hari Senin, Selasa, atau Rabu kami sudah bisa koordinasi dalam lembaga ini, kami bicara bersama dulu, setelah itu baru kami akan menindaklanjuti aspirasi yang bapak/ibu sudah antar ke kami di Lembaga MRP ini," ujar Paulina Marey.


"Jadi bukan saya sebagai pimpinan saja, atau wakil pimpinan saja yang akan berbicara, tetapi saya punya Ketua-ketua Pokja mulai dari adat, agama dan perempuan, kami akan bersama-sama berbicara dan kami akan bawa dalam suatu keputusan, seperti apa yang bapak/ibu inginkan," tambahnya.


Paulina juga mengatakan akan membicarakan persoalan tersebut dan dibuat dalam suatu surat kepada Bupati Nabire dan Gubernur Provinsi Papua Tengah.(joseph)