Sekda Tekankan Peran Strategis Nabire Sebagai Pusat Provinsi Baru
NABIRE - Dalam suasana khidmat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)ke-79 Kodim 1705 Nabire, Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Pieter Erari saat diwawancarai oleh awak media di lapangan apel Kodim 1705, Kamis (24/10/2024), menggarisbawahi, pentingnya peran Nabire sebagai kota pusat provinsi yang baru. Status baru ini membuka peluang besar bagi pengembangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

NABIRE - Dalam suasana khidmat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)ke-79 Kodim 1705 Nabire, Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Pieter Erari saat diwawancarai oleh awak media di lapangan apel Kodim 1705, Kamis (24/10/2024), menggarisbawahi, pentingnya peran Nabire sebagai kota pusat provinsi yang baru. Status baru ini membuka peluang besar bagi pengembangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pieter Erari mengatakan, dengan menjadi pusat provinsi, Nabire memiliki potensi yang sangat besar untuk tumbuh dan berkembang. Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.
Erari menjelaskan, bazar yang digelar dalam rangka HUT Kodim 1705/Nabire turut memeriahkan acara. Berbagai produk UMKM lokal dipamerkan dan dijual, menunjukkan potensi ekonomi masyarakat Nabire yang terus berkembang.
Perayaan HUT Kodim 1705 Nabire menjadi momentum bagi seluruh masyarakat Nabire untuk bersatu padu membangun daerah. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, diharapkan Nabire dapat tumbuh menjadi kota yang maju dan sejahtera.
Pieter Erari mengatakan melalui bazar ini memberikan peluang besar bagi petani dan perkebunan. Untuk memasarkan produk langsung kepada konsumen, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka. "Bahwa Nabire ini menjadi pusat ibukota provinsi tetapi juga menjadi pusat transaksi dari beberapa kabupaten yang ada di pegunungan Deiyai, Dogiyai, Intan Jaya dan Paniai," ucapnya.
Ia juga menyampaikan, tingkat inflasi di Nabire mengalami fluktuasi yang cukup signifikan, menunjukkan ketidakstabilan harga barang dan jasa. Untuk bisa mengatasi seperti itu dari vertikal, yang saat ini dilakukan oleh Kodim 1705, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.
"Kabupaten sudah beberapa kali melakukan kegiatan pasar murah, dengan harapan bisa menolong masayarakat kita yang ekonomi lemah, berdampak pada inflasi. Sehingga kegiatan ini bagi kami untuk pemerintah kabupaten sangat positif untuk masyarakat," ucapnya.
Di bulan kemarin harga komoditi cabe, bawang dan tomat menjadi meningkat, sehingga pemerataan khususnya harga beras itu juga menjadi kendala. "Kami harap dari vertikal Dandim, Polres, BUMN dan BUMD yang ada di Kabupaten Nabire juga bisa ikut serta dalam acara-acara pasar murah seperti ini, untuk membantu daya beli masyarakat," pungkasnya.(sam)
Bagikan artikel ini



