NABIRE - Sekretaris Daerah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen mewakili Penjabat Gubernur Papua menutup secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Papua di Kabupaten Nabire, Senin malam kemarin bertempat di halaman Mesjid Agung Al-Falah Jalan Merdeka Nabire. Sekda Hery tiba di tempat pelaksanaan kegiatan MTQ didampingi Bupati Nabire Isaias Douw pukul 20.50 WIT dengan disambut pejabat daerah, Muspida dan pihak panitia MTQ tingkat Provinsi Papua ke-27 tahun 2018. Sebelum prosesi penutupan pelaksanaan MTQ tersebut dibacakan hasil pelaksanaan atau lomba kegiatan MTQ oleh koordinator dewan hakim MTQ XXVII Provinsi Papua 2018, H. Umar Bauw dan dilanjutkan dengan penampilan qosidah dari majelis taklim Al-Falah dan sambutan dari Ketua Panitia MTQ, Ketua LPTQ Provinsi Papua serta sambutan Bupati Nabire. Sekda Titus Emanuel Kelake Adopehan Hery Dosinaen sebelum menutup secara resmi MTQ tingkat Provinsi Papua di Kabupaten Nabire dengan ditandai pemukulan beduq mengatakan, sesuai pesan dari penjabat gubernur papua bahwa dirinya pun menaruh perhatian dan bangga dengan pelaksanaan MTQ kali ini. Karena dilaksanakan melalui partisipasi seluruh umat beragama di kota yang dikenal dengan emasnya ini. Menurut Sekda Hery, ini menunjukan bahwa kehidupan antar umat beragama di Papua telah berlangsung dinamis, harmonis dan semakin toleransi. Kerukunan dan kebersamaan seperti ini menjadi perekat kedamaian masyarakat Papua. Sekda tak lupa memberikan mengapresiasi setinggi-tinggi kepada pihak panitia pelaksanaan MTQ tahun ini, kiranya  melalui MTQ XXVII Papua di Kabupaten Nabire ini dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan didalam kebhinnekaan demi kerukunan antar umat di Provinsi Papua. “Al-Quran memberikan tuntutan kepada umat manusia dimuka bumi ini, khususnya umat muslim, untuk membangun kehidupan yang harmonis, menjaga toleransi, dan hidup dalam kedamaian. Al Quran mengajarkan umat manusia untuk saling mengenal, saling mengasihi, saling memberi maaf dan tidak saling membenci,” harapnya. Sekda Provinsi Papua juga berharap, MTQ ini dapat melahirkan para peserta terbaik untuk berbagai ketagori yang akan mewakili Papua pada MTQ Nasional ke-27 tahun 2018 yang akan digelar di Sumatera Utara mendatang. Harapan tersebut disambut baik pihak panitia dan masyarakat Papua, khususnya warga Nabire. Hal ini seperti disampaikan Bupati Nabire Isaias Douw dan Ketua LPTQ Provinsi Papua Muhammad Musa’ad dan Ketua Panitia MTQ tingkat Provinsi Papua di Nabire Yufinia Mote. Ibu Bupati dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Kabupaten Nabire ini dalam sambutannya menyampaikan kiranya apa yang menjadi inti dari pelaksanaan MTQ ini, kita dapat mengamalkan kandungan dan arti serta makna Al Quran itu sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Al Quran juga mengajak manusia untuk bekerjasama dalam kebaikan dan ketaqwaan, bukan dalam kejahatan dan permusuhan. Pemahaman atas arti dan makna Al Quran secara lengkap dan utuh menjadikan kaum muslimin dan muslimat dapat menjalani kehidupan sesuai dengan tuntutan ilahi. Oleh karena itu, maka peningkatan kualitas iman melalui perlombaan baca Alquran bagi umat Islam menjadi sangat penting. “Melalui kegiatan MTQ ini bisa dapat mewujudkan masyarakat berakhat mulia. Kita dapat memperkuat jati diri dan karakter masyarakat Papua yang majemuk melalui nilai-nilai keagamaan, khususnya membentuk karakter spiritual generasi emas Papua,” pungkasnya.(wan)