Sekda Papua Terima Draft UU Pemerintahan Otsus Dari Papua Barat
Jayapura - Plt. Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Herry Dosinaen mengatakan pihaknya sudah menerima draft UU Pemerintahan Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, pada hari Rabu (4/12) di ruang kerjanya. Draft UU Pemerintahan
Bagikan
Jayapura - Plt. Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Herry Dosinaen mengatakan pihaknya sudah menerima draft UU Pemerintahan Otonomi Khusus (Otsus) di Tanah Papua dari Pemerintah Provinsi Papua Barat, pada hari Rabu (4/12) di ruang kerjanya.
Draft UU Pemerintahan Otsus di Tanah Papua dari Pemerintah Provinsi
Papua Barat diserahkan secara resmi oleh tim asistensi Papua Barat
yang dipimpin Kepala Biro Hukum Setda Papua Barat.
"Kemarin dari Pemerintah Papua Barat telah menyerahkan draft yang
telah disepakati bersama dengan Pemerintah Papua dan penyerahannya
sendiri diserahkan oleh Ketua Tim Asistensi, yakni Kepala Biro Hukum
Papua Barat yang didampingi Agus Sumule selaku Wakil Ketua Tim,"
jelasnya.
Menurut Herry, dengan diserahkannya draft dari Papua Barat maka saat
ini seluruh proses maupun tahapan penyusunan draft yang akan dibawa ke
Jakarta sudah menuju kepada finalisasi.
Selanjutnya kedua tim asistensi, yakni antara Papua dan Papua Barat
secara bersama-sama bakal memadukan draft yang sudah ada guna
menentukan serta memfinalkan, kemudian ditindaklanjut dengan
melaksanakan sidang antar kedua DPRD Provinsi, serta diakhiri dengan
mengantarkan draft hasil sidang ke Jakarta.
"Jadi setelah ini kita akan padukan kedua draft dan akan finalkan
disini setelah itu dari DPRP Papua Barat dan Papua sama-sama bersidang
untuk selanjutnya kita mengantar ke Jakarta ke tim supervisi di
Depdagri," akunya
Ditanya soal target, dia mengatakan sesuai rencana seluruh draft yang
telah difinalkan bakal didorong ke Jakarta paling lambat akhir bulan
Desember 2013 ini. "Jadi, harapannya dengan diserahkannya draft dari
tim asistensi Papua Barat maka kita akan dorong penyerahan ke Jakarta
paling lambat bulan Desember 2013 ini. Sebab ini menjadi prioritas
kita guna mendukung pelaksanaan pembangunan di Tahun 2014 mendatang
menuju Papua Bangkit, mandiri dan sejahtera," jelasnya.**
Bagikan artikel ini



