NABIRE - Pembina apel awal bulan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, Senin (5/8) bertempat di halaman Kantor Bupati Nabire menjadi Irup pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Drs. I Wayan Mintaya. Sekda  I Wayan mengatakan jabatan administator pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan didampingi oleh pejabat atau petugas disetiap penyelenggara pemerintahan secara periode maupun secara tidak menentu oleh kebutuhan, mungkin karena kebutuhan dan mungkin karena ada kelembagaan dan lain-lain.Untuk itu, lanjutnya, bagi ASN itu konsukwensinya sehingga tetap tenang sampai ditempat atau lingkungan kerja kita masing-masing dengan proses bagian ada yang dimutasi, bahkan dipindah itu  dipromosi dan dilakukan hingga disyukuri. Karena itulah untuk kita harus lalui dan yakini masing-masing.Dengan pelaksanaan itu, ada yang pasti senang dan juga ada pasti tidak senang. Kata Sekda, itu manusiawi sehingga tolong jangan berbesar hati, yang panas supaya tidak mempengaruhi kinerja didalam pengisian jabatan, khususnya jabatan struktural perangkat daerah secara legalitas sebenarnyapara pejabat itu kepala dinas, badan, kantor, bagian dan lain-lain.Dalam teori kepemimpinan, ada keterkaitan satu sama lain. Pemimpin itu sendiri, yang kedua pengikut dan yang ketiga adalah keikutsertaan. Seorang pemimpin tanpa pengikut tak ada, artinya seorang pemimpin ada pengikut tapi tidak ada pengikutsertaan dari peserta atau yang dipimpin juga kurang berarti keikutsertaan didalam komunitas dan ada pemimpin atau tidak dirasakan pertimbangan. Yang pertama pertimbangan ilmu emosional  kita ikut pemimpinnya apabila kita semakin dekat dengan pemimpin dia lebih cepat marah atau emosional kita akan mengikuti. “Kedua, keikutsertaan para peserta terhadap pemimpinnya adalah karena kepentingan. Oleh karena kebutuhan ekonomi tertentu mohon maaf karena nafsu atau kebutuhan dapat dipenuhi hingga dia ikut,”pungkasnya.(modes)