Sekda Asir Mirip Berharap ASN “Lihat Kebun” Tempat Makan
SUGAPA – Terkait dengan kinerja ASN di lingkungan Pemkab Intan Jaya, Sekda Asir Mirip, S.Pd, M.Si berhadap agar para ASN untuk melihat
SUGAPA – Terkait dengan kinerja ASN di lingkungan Pemkab Intan Jaya, Sekda Asir Mirip, S.Pd, M.Si berhadap agar para ASN untuk melihat “kebunnya” (tempat kerjanya, red) di Kabupaten Intan Jaya. Karena ASN di lingkungan Pemkab Intan Jaya itu mendapatkan makan dari Kabupaten Intan Jaya, bukan dari Kabupaten Nabire atau daerah lainnya dimana saat ini para ASN berada.
Hal ini seperti dikatakan Sekda Asir Mirip kepada Papuapos Nabire, beberapa waktu lalu, sekaligus menanggapi persoalan telah dibukanya blokir gaji para ASN Intan Jaya yang bisa diambil di Bank Papua di luar Intan Jaya.
Tegas Sekda Asir Mirip, sebagai wujud tanggung jawabnya sebagai ASN, paling tidak yang bersangkutan sekali waktu berkesempatan untuk naik ke tempat kerjanya.
“Kalau di kota kabupaten sendiri saya rasa tidak apa-apa kita beraktifitas bekerja seperti biasa, keamanan masih bisa. Berbeda jika masuk ke distrik-distrik itu agak susah, keamanan kita belum bisa jamin,” tuturnya.
Berbicara soal hak dan tanggung jawab ASN, lanjut Sekda Asir Mirip, kita sebagai manusia hakikinya harus menanam (bekerja, red(baru hasil kita makan.
Dikatakan Sekda Asir Mirip, apapun yang dilakukan seperti diterbitkannya surat edaran, instruksi dan aturan lainnya dengan pemberhentian gaji dan pembayaran terpusat di Sugapa Intan Jaya, kalau tidak punya kemauan untuk bekerja di tempat tugas, akan sama saja. Ditambah lagi dengan situasi daerah seperti sekarang ini.
“Kalau saya tetap akan naik ke Sugapa untuk bekerja di sana. Dengan pertimbangan situasi seperti daerah ditambah lagi jelang hari-hari besar sehingga dibijaki untuk gajian ASN Intan Jaya bisa diambi di luar Intan Jaya seperti di Nabire. Kalau pribadi saya tidak akan lagi blokir gaji pegawai, karena semua aturan kita buat kita harapkan disiplin ASN tetapi ujungnya alasan keamanan sehingga tidak naik ke tempat tugas,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, seperti keterangan yang disampaikan Kepala Dinas Pemukiman dan kawasan Perumahan Kabupaten Intan Jaya, Piter Tabuni, menyampaikan pesan dari Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, bahwa yang pertama, ASN Intan Jaya boleh terima gaji dan tunjangan lain di Nabire.
Oleh karena itu Pemerintah Intan Jaya, menghimbau bahwa setelah lebaran selesai semua ASN naik ke Intan Jaya supaya kerja di Intan Jaya dan terima gaji di Intan Jaya.
Untuk itu, Pemerintah Intan Jaya menyampaikan seluruh ASN Intan Jaya yang ada di Nabire setelah terima gaji, dua minggu kedepannya semua ASN naik ke Intan Jaya supaya kembali bekerja. Hal ini disampaikan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, melalui Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman.
Salah seorang ASN Intan Jaya, Marten Miagoni menyatakan bahwa pihaknya takut makan gaji buta sama saja haram. Tetapi pihaknya sebagai ASN mau naik kerja di Intan Jaya namun kantor-kantor dan barak pegawai semua diisi pihak keamanan dan fasilitas juga sudah hancur dan situasi Intan Jaya belum stabil. Jika nanti Intan Jaya sudah kondusif ASN Intan Jaya naik untuk bekerja.
Sementra itu Hengky Bagau menyatakan hal yang sama, kondisi dan keadaan Intan Jaya belum kondusif. Sehingga ASN yang ada di Nabire bisa terima gaji di Nabire karena selama 3 bulan gaji diblokir dari Pemerintah Intan Jaya. Untuk itu Pemerintah Intan Jaya mengambil langkah baik karena mendekati lebaran pemerintah mengijinkan ASN untuk terima gaji melalui cabang bank manapun. (ros/ist)
Bagikan artikel ini



