NABIRE - Bertempat di ruang Laboratorium, Senin (13/11), puluhan murid Jurusan Perawatan Medis SMK Kesehatan Anigou Nabire mengikuti secara seksama kegiatan praktek yang diberikan oleh guru bidang studi produktif program studi Keperawatan Medis, dimana para murid atau siswa/siswi diberikan materi praktek pemasanganjarum inpus pada pasien. Kegiatan praktek pemasangan jarum impus pada pasien dan kegiatan praktek lain diberikan kepada peserta didik sebagai bekal, karena diharapkan pada waktu yang tidak terlalu lama lagi para siswa/siswi ini akan turun lapangan dan akan tersebar di Rumah Sakit (RS) maupun Puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Nabire. Dari kegiatan praktek ini, guru bidang studi produktif memperkenalkan nama alat, nama obat atau cairan dan juga sekaligus cara menggunakan alat tersebut serta cara menggunakan atau menolong pasien yang harus ditolong dengan cara memasang inpus serta sikap seorang medis yang baik dan sopan saat menghadapi pasien. Demikian dikatakan Guru Bidang Studi Produktif Kesehatan Medis Herlina, S.Kep,Ns kepada Papuapos kemarin seraya menambahkan, sebagai sekolah kesehatan medis diharapkan sebelum praktek ke lapangan, semua siswa/i sudah harus mengetahui nama alat, nama obat atau cairan dan cara menggunakannya kepada semua pasien. Untuk itu, disaat ini kami belajar cara menggunakan alat inpus, akan tetapi kedepan akan belajar lagi soal cara menolong pasien yang terkena luka, dimana para siswa/i akan diajarkan soal cara menjahit luka yang baik dan benar, sehingga secara perlahan semua murid akan diajarkan secara bertahap soal pengenalan alat dan cara menggunakan alat-alat kesehatan tersebut. Sehingga setelah guru memberikan penjelasan dan cara menggunakan alat untuk menolong pasien, kembali setiap peserta atau siswa/i dapat diminta untuk melakukan praktek sendiri yang langsung didamping oleh guru bidang studi produktif, dengan harapan sebelum terjun langsung di RS dan Puskesmas semua siswa/i sudah harus dibekali.(des)