NABIRE – Proses dukung terhadap program Presiden Joko Widodo untuk pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW di seluruh Indonesia, sebelum diresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) di Kalibobo Nabire mulai diuji bulan ini. Program penerangan Papua, PT PLN Wilayah Papua terus menggenjot pembangunan pembangkit listrik di sejumlah daerah di Papua, termasuk di kabupaten Nabire. Pembangunan PLTMG di Kalibobo Nabire, telah dimulai sejak April 2017 lalu, dan direncanakan akan diresmikan pertengahan bulan November 2017 oleh Presiden Joko Widodo. Data dihimpun oleh media ini, Rabu (2/11), PLTMG Kalibobo berdaya 20 Mega Watt ini, yang dikerjakan oleh PT. EP-PPC dan Wartsila sebagai mitra PT. PLN Rayon Nabire. Saat ini sudah memasuki tahap akhir pembangunan PLTMG 20 MW Kalibobo. Sementara ini kami sudah mulai menguji hingga dinilai layak beroperasi dan siap mengaliri listrik Nabire setelah diresmikan pertengahan November 2017 mendatang. Seperti diketahui, jumlah pelanggan PT PLN Rayon Nabire mencapai kurang lebih 34 ribu pelanggan, dan diperkirakan akan terus mengalami penambahan, bukan hanya di Nabire tetapi juga di Dogiyai dan Deiyai. Oleh karena itu, dibutuhkan penambahan daya listrik untuk mensuplai ribuan pelanggan listrik yang ada di Nabire, selain juga untuk memperbaiki pelayanan listrik di Nabire yang sejak lama dikeluhkan oleh warga. Sedangkan tanggapan masyarakat Nabire, dengan adanya mesin PLTMG rayon Nabire kami sangat bangga, kini Nabire sudah mempunyai PLTMG 20 MW sendiri. “Yang paling penting listrik di Nabire jangan mati nyala mati nyala, supaya barang-barang elektronik tidak mudah rusak dan usaha warga berjalan dengan baik,” harapnya. (ris)