NABIRE - Melalui bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI pada tahun 2026 ini sebanyak tujuh Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Nabire menerima dana bantuan pembangunan yang bersumber dari Dana Revitalisasi.

Untuk itu, Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, ketika ditemui Papuapos Nabire, Senin (18/5/2026) mengakui adanya bantuan bagi tujuh SMP yang ada di Kabupaten Nabire yang bersumber dari dana revitaliasi tahun 2026 tersebut.

Sesungguhnya pada awalnya untuk Kabupaten Nabire ada 15 SMP yang mendapatkan bantuan tersebut, namun dalam perjalanan waktu hanya 7 SMP yang dapat melengkapi sejumlah berkas, di antarnya SMPN 5 Nabire, SMPN 7, SMPN 6, SMPN 2 Wanggar, SMPN 4 Wanggar dan terakhir SMPN 2 Yaur.

Bantuan ini tidak terfokus pada pembangunan ruangan kelas saja, tetapi bantuannya bervariasi sesuai dengan kebutuhan sekolah dan juga berdasarkan data kelengkapan berkas, sehingga ada sekolah yang rehap ruangan kelas, ada yang pembangunan gedung kelas baru dan apa pula yang pembangunan laboratorium serta pembangunan rumah guru.

Sehingga selaku Kabid SMP mengharapkan agar pihak sekolah dapat mengerjakan pekerjaan fisik itu sesuai dengan gambar, tepat waktu dan bangunannya harus benar-benar berkwalitas. Jangan cuma mengejar kwantitas, namun kwalitas bangunan tidak diperhitungkan dengan baik.

Dan perlu diingat, pembangunan fisik yang bersumber dari dana pembangunan revitalisasi bagi 7 SMP yang ada di Kabupaten Nabire bukan diberikan kepada pihak ketiga atau kontraktor yang mengerjakan, tetapi itu kegiatan swakelola sekolah, sehingga semuanya menjadi kewenangan pihak sekolah.(des)