Sebanyak 32 Puskesmas Ujung Tombak Germas dan PHBS

NABIRE - Gerakan Masyarakat (Germas) dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) sangat penting dan layanan ini disasarkan kepada 32 Puskesmas yang ada sebagai ujung tombak. Di mana mereka yang akan lebih konsisten, karena lebih dekat dengan masyarakat untuk mensosialisasikannya dan dapat melaksanakannya secara seksama demi kesehatan mereka.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Silas Elias Numobogre, S.Kep.Ns., M.Kes., menanggapi perihal HIV/AIDS di kota Nabire.
Menurutnya, HIV/AIDS ini tidak akan terputus, karena rantai penularan HIV/AIDS ini menyebabkan banyak masyarakat yang mengidap HIV atau Orang Dengan HIV AIDS (ODHA), yang tidak bisa terkoordinir secara organisir, sehingga susah untuk dijangkau dan juga penularannya semakin tinggi.

"Salah satu indikator di Kabupaten Nabire, HIV sudah lebih tinggi dari beberapa kabupaten lainnya, sehingga perlu melakukan pencegahan dini terhadap HIV, terutama melihat dari perilaku masyarakat yang mungkin tidak dapat memberikan nilai positif terhadap pencegahan stunting dan penularan tersebut," kata Silas, ketika ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire, Rabu (12/11/2025) kemarin.
Oleh karena itu, imbuhnya, ini sangat berbahaya namun juga yang sedang diobati tidak henti-hentinya karena diawasi secara ketat dan di dalam program memberikan multiterapi sampai dengan kapanpun, sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku untuk penderita HIV.
"Sehingga Bupati Nabire mencanangkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) kabupaten, agar turut serta dengan dinas kesehatan tetapi juga beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang ikut membantu kita bagaimana caranya untuk kita bekerja sama mengatasi HIV di Nabire," tutupnya.(edi)
Bagikan artikel ini



