NABIRE - Bertempat di aula Akper Nabire, Rabu (27/6), sebanyak 114 mahasaiswa dan mahasiswi mengikuti upacara Paniteraan Praktika Klinik Semester II kelas reguler program Pendidikan Diploma III Keperawatan dan Diploma III Kebidanan Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura tahun akademik 2018/2019.Dari jumlah 114 mahasiswa dan mahasiswi itu, terdiri dari mahasiswa Program Jurusan (Prodi) Keperawatan sebanyak 70 orang, sedangkan dari Prodi Kebidanan sebanyak 44 orang, yang telah menjalani kepaniteraan Praktika Klinik selama 2 semester di tahun akademik 2018/2019 pada Prodi Diploma III Keperawatan dan Prodi Diploma III Kebidanan.Untuk itu program pendidikan yang berlangsung pada Prodi Diploma III Keperawatan dan Kebidanan Nabire semester ganjil tahun akademik 2018/2019 adalah program pendidikan kelas reguler yang diputuskan berdasarkan SK Direktur Poltekes Kemenkes Jayapura nomor: PP.01/1669/2018 tentang Penetapan Peserta Didik Semester Ganjil Prodi Diploma.Dalam sambutannya Direktur Poltekes Kemenkes Jayapura, diwakili Pembantu  Wakil Direktur III Dr. Ester Rumaseb, S.Pd.,M.Kes mengatakan, kegiatan Praktika bagi 2 Prodi Diploma III yang ada di Kabupaten Nabire merupakan suatu langkah maju dalam dunia pendidikan secara khusus di bidang kesehatan.Untuk itu kepada mahasiswa dan mahasiswi yang akan melaksanakan praktika di lapangan diharapkan untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh rasa tanggung jawab sesuai sumpah janji yang telah diucapkan dalam upacara pemasangan capping day disaat ini.Hal lain yang harus dipahami oleh mahasiswa dan mahasiswi, dalam kegiatan praktika ini untuk belajar secara langsung di lapangan, sehingga diharapkan belajarlah dengan baik dan juga dengan sungguh-sungguh agar bisa mendapatkan nilai atau hasil yang maksimal.Karena kedepan ada aturan baru yang dapat mengisyaratkan, bahwa lulusan Poltekes atau sekolah keperawatan dan kebidanan yang lebih dulu diujiankan adalah kompetensinya baru bisa berhak mengikuti wisuda, jika tidak lulus ujian komptensi jelas–jelas tidak mengikuti wisuda dan harus ikut ujian kompetensi hingga lulus.Dan untuk lulus ujian kompetensi harus mendapatkan nilai rata–rata 3, dan jangan sampai mendapatkan nilai dibawa angka 3, dengan demikian disini membutuhkan kerja keras atau belajar lebih giat agar mendapatkan standar nilai yang telah ditentukan.Selain itu, diharapkan adanya kerjasama yang baik antara para dosen dan orang tua dari para mahasiswa dan mahasiswi yang ada di AKPER Nabire, sehingga dengan hasil kerjasama itu akan melahirkan lulusan yang terbaik, juga lebih penting mahasiswa dan mahasiswi bisa cepat selesai studi sesuai ketentuan waktu yang ada.(des)