Satpol PP Nabire Rencanakan Penertiban Siswa Sekolah Minggu Depan
NABIRE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nabire berencana menggelar operasi penertiban siswa sekolah pada minggu depan. Operasi ini bertujuan untuk menertibkan siswa yang bolos sekolah dan berkeliaran di tempat umum saat jam pelajaran.

NABIRE - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nabire berencana menggelar operasi penertiban siswa sekolah pada minggu depan. Operasi ini bertujuan untuk menertibkan siswa yang bolos sekolah dan berkeliaran di tempat umum saat jam pelajaran.
Kepala Satpol PP Nabire, Cyprianus Rahawarin, S.Sos, mengatakan, operasi ini dilakukan karena banyaknya laporan dari masyarakat dan pihak sekolah mengenai siswa yang bolos sekolah. “Kami menerima banyak laporan tentang siswa yang berkeliaran di jalanan, warnet dan tempat-tempat hiburan lainnya saat jam sekolah,” ujar Cyprianus saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya Selasa (11/02/2025).

Satpol PP akan menyasar tempat-tempat yang sering dijadikan tempat nongkrong siswa saat bolos sekolah. “Kami akan menyisir tempat-tempat yang menjadi langganan siswa bolos,” katanya.
Satpol PP telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan, dan pihak sekolah untuk mendukung operasi ini. “Kami sudah berkoordinasi dengan semua pihak terkait agar operasi ini berjalan lancar dan efektif,” jelasnya.
Selain itu, Kasi Ops dan Pengendalian, Syamsul Basri, SIP, mengimbau kepada seluruh siswa agar tidak bolos sekolah dan memanfaatkan waktu belajar dengan baik. “Kami harap siswa bisa belajar dengan rajin dan tidak terlibat dalam kegiatan yang melanggar hukum,” pesannya.

Siswa yang tertangkap saat operasi penertiban akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Sanksinya bisa berupa teguran, pembinaan atau bahkan skorsing dari sekolah,” tegasnya.
Setelah operasi penertiban selesai, Satpol PP akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap siswa. “Kami akan terus memantau perkembangan siswa dan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk mencegah siswa bolos sekolah lagi,” janjinya.
Operasi penertiban ini akan dievaluasi secara berkala untuk mengetahui efektivitasnya. “Kami akan terus mengevaluasi operasi ini dan mencari cara yang lebih efektif untuk menertibkan siswa yang bolos sekolah,” pungkas Syamsul Basri.(sam)
Bagikan artikel ini



