NABIRE – Tokoh masyarakat dari Suku Besar Yerisiam, Robertino Hanebora, mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga besar enam suku pesisir di Kabupaten Nabire, untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya terkait isu aksi demonstrasi yang beredar di media sosial maupun pesan berantai.

Menurut Robertino, kehidupan bermasyarakat di tanah Papua harus selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal. Ia mengingatkan bahwa prinsip "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung" harus menjadi pedoman dalam membangun hubungan yang harmonis antarsesama warga.

Hal tersebut disampaikan Robertino Hanebora saat menghubungi Papua Pos, Senin (3/8/2026), menyikapi beredarnya informasi mengenai rencana aksi demonstrasi yang dikaitkan dengan KNPB.

Robertino, yang mewakili Suku Besar Yerisiam sebagai salah satu pemilik hak ulayat Nabire dari enam suku pesisir, mengatakan bahwa pihaknya baru saja melaksanakan Musyawarah Besar enam suku. Karena itu, ia meminta seluruh keluarga besar enam suku agar tidak terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami berharap kepada keluarga besar enam suku agar jangan terpengaruh dengan informasi yang beredar hari ini," ujarnya.

Selain sebagai tokoh masyarakat, Robertino juga menjabat sebagai Sekretaris Suku Besar Yerisiam Goa sekaligus Sekretaris Panitia Musyawarah Besar enam suku pesisir. Ia menegaskan pentingnya menjaga situasi keamanan dan ketertiban yang selama ini telah terpelihara di Kabupaten Nabire.

"Kami mengharapkan seluruh keluarga besar enam suku tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang tidak bertanggung jawab. Mari kita menjaga persatuan, menghormati hasil musyawarah, dan tetap mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyikapi setiap persoalan," katanya.

Robertino menilai, sikap saling menghormati, menjaga adat istiadat, serta mengedepankan dialog merupakan warisan budaya masyarakat Papua yang harus terus dipelihara. Menurutnya, kedamaian di Nabire merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menyaring setiap informasi yang diterima serta tidak mudah menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, sehingga situasi keamanan dan kondusivitas daerah tetap terjaga demi kelangsungan pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Nabire. (rob)