NABIRE - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, tiba di Bandara Douw Aturure Nabire, Senin (20/04/26). Kedatangan orang nomor dua Republik Indonesia di ibukota Provinsi Papua Tengah disambut langsung oleh Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa, SH. 

Ikut dalam rombongan kunjungan RI 2 di Papua Tengah, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago dan Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk. 

Wakil Presiden juga sempat meninjau infrastruktur yang ada di Bandara Douw Aturure Nabire sebelum menuju Pelabuhan Laut Samabusa Distrik Teluk Kimi Nabire. 

Kedatangan Wapres Gibran ke Nabire mempunyai daya tarik tersendiri bagi warga masyarakat Nabire yang ingin melihat secara langsung dari dekat orang nomor dua di negara ini. Momen kedatangan Gibran di Nabire, dimanfaatkan oleh warga masyarakat, bahkan para penumpang yang ingin berangkat dari Bandara Douw Aturure Nabire ada yang berkesempatan untuk bersalaman dan berfoto bersama dengan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka.

Direncanakan, Gibran mengunjungi sejumlah lokasi di antaranya, Pelabuhan Laut Samabusa, proses pembangunan Pusat Kantor Pemerintahan Provinsi Papua Tengah dan pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi ASN Pemprov Papua Tengah, yang berlokasi di Karadiri Distrik Wanggar Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah. Dan setelah berkunjung ke Nabire, Wapres Gibran akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Mimika dan akan bermalam di Timika. 

Kunjungan kerja Wapres di Provinsi Papua Tengah ini untuk mempercepat proses pembangunan dan juga kesejahteraan di masyarakat di Papua Tengah. Karena, sebagai provinsi baru, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ingin agar, semua proses pembangunan infrastruktur di wilayah Papua Tengah berjalan sesuai target. Dan ini menjadi prioritas nasional yang sudah diinstruksikan langsung oleh Presiden RI.

Warga masyarakat Papua Tengah berharap, kunjungan Wapres bukan hanya seremonial semata, tetapi ada hasil yang akan tercapai lewat kunjungan tersebut, sehingga dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua Tengah.(cad)