NABIRE - Merespon Konflik yang terjadi di Intan Jaya dan Puncak, Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pemadam Kebakaran Penanggulangan Bencana dan Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke daerah konflik tersebut.

Hal itu dibenarkan Victor Fun, S.Sos.,M.Si, yang menyatakan, per 12 Mei lalu atas perintah Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, sehari kemudian langsung dikirim bantuan bahan makanan, berupa mie instan, susu, gula, garam dan sebagainya. Termasuk bantuan obat-obatan.

"Kami kirim ke Intan Jaya itu kurang lebih 3 ton dengan 2 flight dan diikuti oleh 3 tim penanganan dari provinsi untuk melihat situasi kondisi, baik dari dinas kesehatan, dinas sosial maupun dari BPBD sendiri," ungkap Victor Fun.

Dirinya menambahkan, hal yang sama juga telah dilakukan di Kabupaten Puncak, Distrik Sinak. "Kami sudah kirim hari pertama itu 2 ton dengan menggunakan pesawat MAF dengan 3 personil dari BPBD, dinas sosial dan dinas kesehatan untuk memantau langsung, dan pada hari Kamis lalu kami kirim 1,2 ton makanan dan obat-obatan,” ujarnya.

Total di Distrik Sinak yang sudah dikirim adalah 3,2 ton makanan dan obat-obatan.

Imbuhnya, pihak Pemprov akan menindaklanjuti lagi dengan bantuan dari Ibu Ketua Tim Penggerak PKK berupa selimut dan pakaian yang sudah diserahterimakan kepada tim dan sudah dilaporkan ke gubernur. Dalam waktu dekat tim akan mengatur jadwal pengiriman untuk berangkat dengan penerbangan bersama makanan dan obat-obatan yang akan dikirim ke daerah konflik tersebut.(joseph)