NABIRE - Komunitas Driver (Sopir) Bandara Douw Aturure Nabire mengeluh soal adanya aplikasi layanan transportasi dan transportasi online (ride-hailing) terjangkau yang menyediakan berbagai layanan harian, termasuk taksi (Car), yang saat ini sudah ada di Nabire. 

Dimana, Aplikasi ini dikenal dengan tarif yang kompetitif dan operasional berbasis aplikasi tanpa operator. Hal ini disampaikan pada saat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Tengah, Katherin Maruanaya melakukan kegiatan reses masa sidang ke-1 tahun 2026 dengan para sopir Bandara, Jumat (13/03/26), bertempat di Asry Arena Jalan Namlea Nabire, yang dihadiri oleh puluhan anggota Komunitas Driver Bandara Douw Aturure Nabire.

Katherin Maruanaya mengatakan, soal aplikasi tersebut memang selaku anggota DPRP tidak mempunyai hak untuk melarangnya, tetapi apa yang disampaikan oleh Komunitas Driver Bandara Douw Aturure, akan tetap menjadi salah satu masukan kepada pemilik kendaraan yang beraplikasi untuk tidak boleh mengambil penumpang di Area Bandara Nabire, karena sudah ada angkutan khusus di area Bandara Douw Aturure yang siap melayani para penumpang yang turun atau yang datang di Nabire, melalui Komunitas Driver Bandara Douw Aturure Nabire.

"Pada dasarnya teman-teman komunitas sopir Bandara ini tidak keberatan, kalau angkutan yang berbasis aplikasi ini hanya mengantar penumpangnya ke Bandara, tetapi jangan mengambil penumpang dari Bandara ke luar Bandara, karena akan berdampak pada pendapatan mereka yang selama ini mencari nafkah sebagai sopir Bandara," ungkap Katherin.

Sementara itu, Komunitas Driver Bandara berharap dari teman-teman yang tergabung dalam aplikasi layanan transportasi dan transportasi online (ride-hailing) seperti Maxim, sama-sama mengerti. Karena, sama-sama mencari nafkah untuk keluarga, silakan saja mereka (Maxim) mengambil penumpang dari luar Bandara yang mau ke Bandara, tetapi jangan lagi mengambil penumpang dari dalam Bandara untuk diantar ke kota atau keluar Bandara. Sehingga, Komunitas Driver Bandara juga merasa bahwa pendapatan mereka tidak diambil alih oleh provider (penyedia) aplikasi. 

Komunitas Driver Bandara Douw Aturure Nabire berharap, kendaraan yang menggunakan aplikasi layanan transportasi dan transportasi online terjangkau yang menyediakan berbagai layanan harian, termasuk taksi, yang saat ini sudah ada di Nabire, harus menggunakan stiker resmi aplikasi di body mobil. Sehingga, teman-teman yang tergabung dalam Komunitas Driver Bandara juga tahu dan sama-sama bisa menjaga kenyamanan dalam pelayanan selama di areal Bandara Douw Aturure Nabire.(cad)