NABIRE – Kerja sama Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USWIM Nabire untuk menggelar diskusi publik tanpa terasa kini tinggal beberapa hari kedepan yakni tanggal 20 Agustus 2015. Kepastian kehadiran narasumber yaitu, Pfof. DR.H.Utang Suwaryo, MA (Ketua Program S2, S3 Ilmu Pemerintahan Universitas Padjajaran Bandung), Prof. DR.Ikrar Nusabhakti (Peneliti Utama Internasional LIPI Jakarta) maupun Prita Laura (presenter Metro TV) sudah nyatakan siap berangkat dari Jakarta ke Nabire pada tanggal 18 Agustus ini. Selain itu, kesiapan-kesiapan teknis lainnya yang harus dipersiapkan oleh tim kerja juga nampaknya sudah maksimal. Satu berita yang menggembirakan untuk melaksanakan kegiatan diskusi publik ini adalah setelah pihak USWIM menyurat kepada KPU Pusat tentang rencana pelaksaan diskusi publik beberapa waktu lalu, kini telah mendapat tanggapan positif KPU Pusat dengan surat nomor: 373/KPU/VII/2015 yang telah ditandatangani oleh Ketua KPU Pusat, Husni Kamil Manik. Dimana bunyi surat KPU tersebut adalah  mengapresiasi dan menyambut baik rencana penyelenggaraan  diskusi publik. “Bagi kami luar biasa, karena lembaga penyelenggara dalam hal ini KPU pusat telah memberikan apresiasi dan mendapat dukungan yang luar biasa bagi USWIM Nabire untuk melaksanakan kegiatan diskusi public ini,” Demikian seperti disampaikan Rektor USWIM Nabire, Drs. I.Suripatty, M.Si kepada Papuapos Nabire seusai menyampaikan pembekalan tentang kebijakan pegabdian universitas kepada mahasiswa peserta KKN, Jumat (14/08) kemarin.Dijelaskan rektor, dalam melaksanakan diskusi publik USWIM Nabire sebagai lembaga pendidikan tinggi, maka pihaknya tetap menjaga independensi sehingga tidak terkontaminasi dengan pihak manapun juga.  Oleh sebab itu, baik itu tokoh-tokoh maupun pimpinan di daerah ini yang akan diundang untuk agar selanjutnya menjadi peserta dalam diskusi publik nanti, diharapkan berpartisipasi dalam kegiatan diskusi itu. Karena, diskusi publik ini salah satu media mensosialisasikan figur terbaik untuk memimpin Nabire lima tahun mendatang. “Dua orang guru besar akan menyampaikan materi, ditambah dengan Rektor USWIM Nabire yang tentunya memahami tentang situasi dan perpolitikan di daerah ini, akan menjadi kolaborasi akademisi yang luar biasa,” ungkapnya, seraya menambahkan pihak USWIM juga mengapresiasi kepada Papuapos Nabire yang terus berperan dalam menyampaikan informasi berbagai hal kepada masyarakat termasuk akan diselenggarakannya diskusi publik ini.Ditambahkan, sebagai rektor sudah melakukan komunikasi dengan bapak bupati dan beberapa anggota Forkompinda lainnya soal rencana pelaksanaan diskusi publik. Berbagai pihak memberikan juga respons positif dengan harapan diskusi publik ini dapat dilaksanakan dengan tetap menjaga independensi. “Sekali lagi, saya pikir USWIM sebagai lembaga pendidikan akan menjaga kebebasan mimbar akademik dengan tetap menjunjung tinggi norma-norma yang ada. Intinya, sebagai akademisi kita tidak melenceng kesana-kesini,” imbuhnya. (hendrik anouw)