NABIRE - Dalam rangka Parade Budaya Papua dan Nusantara, Tim Relawan LE Koordinator Wilayah Adat Meepago secara intensif terus memantapkan latihan seni tarian asli dari daerah masing-masing. Hal itu disampaikan Ketua Tim Relawan LE For Papua Kordwil Adat Meepago, Otniel Otty Pakage yang akrab disapa Otty Pakage, Senin (30/10) melalui pesan singkatnya kepada media ini."Untuk masing-masing kabupaten di wilayah adat Mee-pago kami sudah kasih petunjuk agar latihan-latihannya terus dimaksimalkan secara intensif. Hal itu dimaksudkan agar kita bisa tampilkan seni tarian adat dari daerah yang memang asli dan tampil maksimal," tutur Pakage.Lanjutnya, tim yang nanti meramaikan Parade Budaya itu berjumlah 40 orang dari masing-masing kabupaten. "Jadi nanti tim yang diberangkatkan terdiri dari koreografer, pembina, director, dokumentasi, crew, pemusik professional, pemusik, dan penari. Selain itu Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan. Jadi semuanya berjumlah 40 orang dari masing-masing kabupaten wilayah adat Mee-Pago," kata seniman senior Papua itu.Relawan LE For Papua Kabupaten Nabire, Emanuel Adii bersama Steven Mikha Pigai, menyampaikan pihaknya sedang maksimalkan persiapan latihan tarian pesisir berupa Yosim Pancar (Yospan). Selain itu pihaknya mengaku sedang mempersiapkan tarian adat lainnya."Kami sedang konsentrasi latihan tarian adat. Mari rapatkan barisan sukseskan agenda Parade Budaya Papua dan Nusantara yg digelar 24 - 25 November 2017 nanti," ajaknya.Puncak dari proses latihannya adalah diadakannya pagelaran Parade Budaya Papua dan Nusantara pada tanggal 24-25 November 2017 mendatang. (ros)