NABIRE – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran tokoh agama dan tokoh masyarakat pada Selasa (28/04/2026). Bertempat di ruang Banmus DPRK Nabire, pertemuan ini secara khusus menyoroti maraknya aktivitas perjudian Toto Gelap (togel) yang dinilai semakin meresahkan. 

Praktik haram ini diduga telah berlangsung secara terang-terangan di wilayah Papua Tengah, sehingga memicu gelombang protes dari berbagai elemen masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, para tokoh adat dan tokoh agama menyampaikan aspirasi keras terkait keberadaan Togel yang telah merambah wilayah adat. Mereka mengungkapkan dugaan bahwa praktik perjudian ini dikoordinir secara sistematis oleh oknum-oknum tertentu. Kehadiran aktivitas tersebut dianggap sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan dan memerlukan intervensi langsung dari lembaga legislatif untuk segera ditertibkan.

Tuntutan penutupan aktivitas Togel ini didasari oleh keprihatinan mendalam terhadap dampak negatif yang nyata di lapangan. Para tokoh menyoroti bahwa perjudian tidak hanya mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan lingkungan, tetapi juga memicu kerugian ekonomi keluarga yang signifikan. 

Lebih jauh lagi, mereka mengkhawatirkan kerusakan moral generasi muda di Nabire akibat paparan praktik perjudian yang seolah dibiarkan berlangsung terus-menerus.

Dari sudut pandang nilai-nilai lokal, aktivitas perjudian dinilai bertentangan secara diametral dengan ajaran agama dan nilai luhur yang diwariskan oleh leluhur masyarakat Papua. Praktik ini dianggap mencederai tatanan sosial budaya yang selama ini dijunjung tinggi. Oleh karena itu, para tokoh menekankan pentingnya menjaga kesucian wilayah adat dari pengaruh negatif yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRK Nabire, Karel Tabuni, menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya. Ia menyatakan pihak dewan sebenarnya telah memantau kondisi di lapangan, namun tetap memerlukan masukan komprehensif dari masyarakat sebagai dasar pengambilan keputusan. 

Sebagai langkah konkret, dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang Kapolres, Dandim, pemerintah daerah serta seluruh elemen tokoh masyarakat untuk merumuskan solusi tegas terkait pemberantasan Togel di Nabire.(amd)