Ratusan Warga Antusias Sambut Gerakan Pangan Murah HUT RI

NABIRE - Lapangan Kodim Nabire dipadati ratusan warga sejak subuh pada Kamis, (14/8/2025). Mereka datang untuk mengikuti Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Nabire.
Acara ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan Nabire (DKPN) untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Antusiasme masyarakat begitu tinggi, bahkan sejak pukul 6 pagi. Gerakan ini bertujuan untuk menstabilkan harga dan menjaga pasokan bahan pangan pokok tetap aman. Ini adalah respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat yang meningkat saat menjelang hari besar nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire, Yasor Victor Sawo, SP., M.Si, menyambut baik antusiasme warga. Ia menyoroti tingginya permintaan akan komoditas tertentu, seperti minyak tanah. Menurutnya, hal ini menjadi perhatian serius.

Sebagai solusi jangka panjang, Yasor menjelaskan pemerintah akan terus menggalakkan sosialisasi penggunaan gas LPG sebagai alternatif. Ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap minyak tanah.
"Melalui gerakan pangan ini, pangan kuat, masyarakat kuat, pangan berdaulat, Nabire berdaulat," ujar Yasor, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, dalam sambutan menekankan, gerakan pangan murah bukan sekadar pasar, melainkan upaya menjaga stabilitas harga. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat merayakan HUT ke-80 RI dengan sukacita tanpa terbebani biaya kebutuhan pokok.
"Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat," tambah Wakil Bupati, seraya mengajak semua warga untuk berbelanja dengan bijak dan tetap menjaga ketertiban.
Gerakan ini sejalan dengan tema nasional HUT ke-80 RI, ‘Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’. Terpenuhinya kebutuhan pangan adalah pondasi kuat bagi ketahanan keluarga dan bangsa.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah menunjukkan kepeduliannya secara langsung. Warga dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah, sehingga beban ekonomi mereka berkurang.
Gerakan pangan murah ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat sangat penting. Hal ini tidak hanya menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan menjelang peringatan kemerdekaan.(sam)
Bagikan artikel ini


