SUGAPA – Bertempat di Aula Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Intan Jaya, Jumat (2/12), dilaksanakan rapat teknis evaluasi pemerintahan kampung. Kegiatan ini dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung Kabupaten Intan Jaya. Kegiatan rapat kerja teknis evaluasi pemerintahan kampung yang diikuti seluruh kepala kampung sebanyak 97 orang dimaksudkan sebagai suatu forum koordinasi atau sinkronisasi agenda kerja pemerintahan kampung. Termasuk didalamnya evaluasi dan arahan terhadap kegiatan yang sedang berjalan. Dengan tujuan, mempertajam kinerja para kepala kampung yang ada dalam wilayah Kabupaten Intan Jaya. Agar lebih siap menghadapi agenda-agenda pemerintahan yang akan datang.Saat menyampaikan laporannya dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung Kabupaten Intan Jaya, Arles Manik, SE.,M.Si juga menjelaskan bahwa selain para kepala kampung, kegiatan ini juga wajib diikuti oleh para pendamping. Baik pendamping kabupaten, pendamping distrik dan pendamping lokal kampung yang berjumlah 42 orang. Dikatakan, berdasarkan Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Keputusan Bupati Intan Jaya Nomor 130 tahun 2016 tentang pengesahan dokumen pelaksanaan perubahan anggaran SKPD tahun anggaran 2016 yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan ini, jelas Arles Manik, diharapkan seluruh peserta kegiatan nantinya dapat mengaplikasikan dan mengimplementasikan seluruh pengetahuan yang didapat dalam kegiatan ini dengan baik. Mengingat sangat pentingnya koordinasi dan sinkronisasi agenda agenda kerja pemerintahan kampung.Kegiatan Rakernis ini berlangsung selama sehari dengan materi-materi antara lain pemaparan dan diskusi panel terkait dengan penataan kampung, pemilihan kepala kampung dan sumber pendapatan dan kekayaan kampung, proses pencairan dana dana kampung, pertanggung jawaban dan pelaporan, rencana pembangunan jangka menengah kampung atau RPKM kampung dan rencana kerja pemerintahan kampung atau RKPK serta pengawasan dana-dana kampung. Narasumber dari pejabat provinsi yang hadir, Yan Robert Aragai, MM dan Efraim Wondiwoi, S.Sos,M.Si serta narasumber lokal dari Bappeda Intan Jaya. (hen)