NABIRE – Bupati Nabire dengan resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kesehatan Hewan se Provinsi Papua, Rabu (21/9) kemarin bertempat di guest house. Kegiatan ini sendiri berlangsung selama tiga hari yakni, mulai Rabu hingga Jumat kemarin. Bupati Isaias Douw dalam sambutannya mengatakan, koordinasi kesehatan hewan se Provinsi Papua merupakan hal yang penting, mengingat satu pandangan bagi kabupaten Nabire yang merupakan pintu gerbang (masuk, red) ke sejumlah kabupaten di pegunungan bagian tengah Papua dan sejumlah kabupaten di wilayah pesisir.Dikatakan, dalam rangka penjaminan serta peningkatan kesehatan hewan untuk meningkatkan populasi dari produksi maka perlu adanya upaya peningkatan ketahanan pangan asal hewan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan kesehatan hewan dimaksud guna penuhi kebutuhan masyarakat soal daging hewan.“Peningkatan daya saing dan kesehatan ternak. Kita akui selama ini ketahanan pangan asal hewan belum stabil sehingga masih didatangkan dari luar daerah,” tandas bupati.  Kepala Dinas Peternakan Nabire, Ir. Willem Rumbiak pada kesempatan itu mengatakan, pelaksanaan rapat koordinasi teknis bidang kesehatan hewan se Provinsi Papua tahun 2016 ini dilaksanakan di Kabupaten Nabire dimaksudkan untuk mengamakan persepsi mengenai penanganan kesehatan hewan di Papua tahun 2016.Sementara itu, Ketua Panitia Reseland Frasion Ririhena mengatakan, membicarakan tentang kebijakan-kebijakan tentang hewan pengembangan pembangunan perternakan lewat peningkatan kesehatan hewan untuk Papua bebas dari penyakit-penyakit hewan menular. (modes)