NABIRE - Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia melakukan kegiatan Survei Terpadu Biologi dan Perilaku (HIV dan Sifilis) pada populasi umum di tanah Papua 2024-2025 dengan menggelar sosialisasi tentang data HIV dan Sifilis, Selasa (6/5/2025), bertempat di Ruang Rapat Setda Kabupaten Nabire.

Pantauan pada tempat kegiatan, Ketua Tim Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia, Herrus Parto dalam keterangannya mengatakan, kegiatan dibuka Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah ini sangat mendukung dan dapat apresiasi oleh tim pusat, yang datang mengadakan kegiatan sosialisasi tentang HIV dan Sifilis di Provinsi Papua Tengah.

Oleh karena itu, peserta diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, bertanya dan mendiskusi lebih banyak agar dapat paham dan mengerti serta yang hadir ini sebagai pembawa sumber informasi untuk membagi kepada masyarakat kita di Provinsi Papua Tengah.

Tujuan sosialisasi ini untuk memaparkan ke semua stakeholder, perbandingan untuk memahami tentang kegiatan yang akan dilakukan. “Kami memfasilitasi untuk mengelola STPP ini di seluruh tanah Papua, termasuk di Nabire dan didalamnya pelatihan-pelatihan kepada petugas pengumpul data,” katanya.

Selanjutnya, untuk disetujui STPP yang ada atau survei terpadu sifilis dan perilaku, jadi ada survey dilakukan saat bersama yang menyangkut tentang HIV pengumpulan perilaku itu sendiri dan dilakukan bersama-sama guna mengetahui satu besaran masalah HIV AIDS.

Kedua mengetahui besaran masalah perilaku manusia, termasuk didalamnya adalah untuk mengetahui seberapa jauh program itu dilakukan. Sosialisasi ini dihadiri oleh beberapa pejabat mulai dari di tingkat provinsi sampai di tingkat kelurahan.(modes)