PT Nabire Baru, Masyarakat Wanggar Pantai dan Jayamukti Bangun Jalan dan Jembatan Alternatif
NABIRE - Setelah kurang lebih dua minggu yang lalu akibat hujan yang disertai banjir memutuskan akses jembatan masuk dan keluar ke Kampung Jayamukti dan Kampung Wanggar Pantai putus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat serta hanya bisa dilalui kendaraan roda dua (mot
Bagikan
NABIRE - Setelah kurang lebih dua minggu yang lalu akibat hujan yang disertai banjir memutuskan akses jembatan masuk dan keluar ke Kampung Jayamukti dan Kampung Wanggar Pantai putus dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat serta hanya bisa dilalui kendaraan roda dua (motor) yang pada akhirnya membuat arus transportasi kedua kampung ini tidak maksimal.
Untuk itu, pada Selasa (24/5), masyarakat dari dua kampung ini bersama pihak PT Nabire Baru melakukan kerja sama swadaya dengan membuat satu jalan alternatif dan memperbaiki dua jembatan yang dapat menghubungkan Kampung Wanggar Pantai dan Kampung Jayamukti dengan jalan utama di Kampung Yaro Makmur.Selama kurang lebih dua pekan lalu, masyarakat hanya bisa melewati jalan tersebut dengan menggunakan sepeda motor lewat jembatan alternatif seadanya yang terbuat dari kayu dan pada dua pekan itu pula banyak masyarakat atau pengendara motor yang mengalami kecelakaan akibat medan atau jembatan alternatif yang tidak layak.Demikian bunyi siaran pers PT Nabire Baru, yang diterima Papuapos Nabire, Kamis (26/5) seraya ditulis, atas kerusakan jembatan dan jalan tersebut akhirnya kedua kepala kampung mengambil inisiatif bersama warga masyarakat dan PT Nabire Baru, maka kini sudah terlihat ada jalan dan jembatan alternatif yang aman dilalui.Dan kini warga masyarakat dapat melakukan aktifitas dengan bebas ke pasar untuk menjual hasil–hasil pertanian serta hasil lainnya untuk menjawab akan kebutuhan hidup hari–hari sebagai petani yang ada di Wanggar Pantai maupun Jayamukti.Pada saat kegiatan pembangunan jalan dan jembatan alternatif tersebut, Kepala Kampung Jayamukti Karungga Kogoya mengakui, adanya kerja sama yang baik antara masyarakat dan pihak PT Nabire Baru. Dimana jalan dan jembatan yang terputus membuat masyarakat mengalami kesulitan, sehingga kami meminta pihak PT Nabire Baru untuk bantu soal alat berat.Sementara itu, Kepala Suku Asiaina Yordan Hao saat diminta pendapatnya mengenai kerja sama ini perbaikan jembatan dan jalan alternatif ini mengatakan, hubungan antara masyarakat Wanggar Pantai dan PT Nabire Baru telah lama terjalin dengan baik dan melihat ini sebagai bukti bahwa PT Nabire Baru memiliki kepedulian terhadap warga dan terima kasih atas bantuan pembangunan jalan dan jembatan alternatif ini.Selain itu Kepala Kampung Wanggar Pantai Leonard Nanaor, dengan antusias mengatakan, perbaikan jembatan pada hari ini merupakan hasil swadaya masyarakat dan PT Nabire Baru dan selaku Kakam menilai PT Nabire Baru memiliki perhatian dan membantu perbaikan fasilitas umum demi kelancaran akses masyarakat yang ada. (des)
Bagikan artikel ini



