PSW YPK Sampaikan Keberadaan Pendidikan YPK ke Komisi III DPR RI

NABIRE – Dr. Soedeson Tandra, SH., M.Hum, saat kunjungan kerja sekaligus melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada siswa dan orang tua siswa penerima bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) bagi murid dan orang tua di Aula SD YPK Sion Nabire, Senin (11/5/26) lalu.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PSW YPK Nabire, Drs. Barnabas Watopa, M.Si, juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan keberadaan pendidikan YPK yang ada di 7 kabupaten di wilayah kerja PSW YPK Nabire Provinsi Papua Tengah. Di mana secara keseluruhan ada 50 sekolah YPK yang tersebar tujuh kabupaten.
Keberadaan 50 sekolah ini kondisinya sangat memprihatinkan, sehingga membutuhkan perhatian langsung dari Komisi III DPR RI. Sebab berbicara soal peningkatan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus dibarengi dengan sarana prasarana yang memadai agar anak tetap memiliki semangat belajar.
Hal lain yang disampaikan oleh PSW YPK adalah, guru di semua sekolah saat ini maupun di masa yang akan datang sangat membutuhkan pelatihan agar memiliki kompetensi dan karakter yang selanjutnya disalurkan kepada para peserta didik melalui proses atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di setiap hari efektif belajar.
Terakhir PSW YPK Nabire mengusulkan agar SD YPK Sion Nabire dan SMP YPK Imanuel Nabire dapat dibangun sekolah dua lantai agar memberikan wajah yang baik di tengah ibu kota Provinsi Papua Tengah. Sebab dari dua sekolah ini boleh dikatakan sekolah tertua dan pertama yang ada di kabupaten atau Dati II Paniai kala itu hingga kini Kabupaten Nabire masih eksis mengabdi mencerdaskan anak-anak masyarakat di daerah ini. (des)
Bagikan artikel ini



