NABIRE - Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSTMI) Kabupaten Nabire periode 2023-2027, secara resmi dilantik dan disahkan, Rabu (12/04/23) di auditorium Santo Yusuf Paroki Kristus Sahabat Kita Nabire.

Hadir pada pelantikan pengurus PSMTI Nabire, Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si, Sekda Nabire, Pieter Erari, SE., M.Si, Dandim 1705/Nabire, Perwakilan Polri, Danlanal, Pengurus PSMTI Pusat, Pengurus PSMTI Papua, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Nabire Mesak Magai mengatakan, selaku pimpinan di daerah ini, dirinya memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada seluruh warga masyarakat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Kabupaten Nabire, karena warga Tionghoa juga turut berperan dalam membangun kabupaten Nabire yang kita cintai ini.

Menurut Bupati, warga Tionghoa selama ini cukup berperan dalam dunia pendidikan, dunia usaha dan penyerapan tenaga kerja, serta turut menjaga kemananan dan ketertiban Nabire, ini juga sejalan dengan apa yang telah dilakukan dirinya sebagai Bupati Nabire, yang berupaya meningkatkan pembangunan di kabupaten Nabire, dan juga mengupayakan  pemindahan ibu kota provinsi dari Mimika ke Nabire, ini yang harus disyukuri.

Oleh karena itu, lanjutnya, dirinya mengajak warga Nabire dan khususnya warga Tionghoa Nabire , agar terus menjaga persatuan dan kesatuan, serta kebersihan kota Nabire, yang dapat dimulai dari diri sendiri, karena  paguyuban sosial marga Tionghoa Indonesia Nabire merupakan wadah yang besar dan solid, yang mampu mendukung pembangunan kabupaten Nabire.

Pada pelantikan pengurus PSMTI Nabire, diawali dengan pembacaan Laporan Ketua Panitia, Nancy Worabay, dan pembacaan surat keputusan pengurus Pusat PSMTI, Nomor : SK 031/PP/PSMTI/III Tahun 2023 tentang pengukuhan dan pengesahan Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Nabire, menetapkan Ketua PSMTI Nabire adalah Anthoni Wijaya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Nabire yang baru dilantik Anthoni Wijaya mengemukakan, Paguyuban ini kedepan dapat mempererat tali silaturahmi dan memperekat hubungan warga Tionghoa yang ada di Nabire, dan berharap paguyuban ini dapat berperan untuk kepentingan warga Tionghoa sendiri maupun kepada Kabupaten Nabire. Selain itu juga, dirinya berharap warga Tionghoa yang ada di Nabire, untuk menjadikan wadah ini untuk mempersatukan warga Tionghoa. (cad/Humas Pemda Nabire)