Provinsi Papua Tengah Punya Kartu Otsus Sehat
NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, telah membuat gebrakan awal di bidang kesehatan. Program prioritas Pj Gubernur Papua Tengah dengan pelaksananya Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, meluncurkan program “Kartu Otsus Sehat atau KO .. Sehat Papua Tengah.”

NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, telah membuat gebrakan awal di bidang kesehatan. Program prioritas Pj Gubernur Papua Tengah dengan pelaksananya Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, meluncurkan program “Kartu Otsus Sehat atau KO .. Sehat Papua Tengah.”
Kartu Otsus Sehat ini secara simbolis dibagikan kepada perwakilan Orang Asli Papua (OAP) saat pelaksanaan Musrenbang RKPD Provinsi Papua Tengah TA 2024, Rabu (3/5/23) di Aula KSK Gereja Katolik Bukit Meriam, Nabire. Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Dalam Negeri RI, John Wempi Wetipo beserta Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, membagikan secara simbolis kepada perwakilan OAP.
Sebelum membagikan Kartu Otsus Sehat, Wamendagri JWW menuturkan, beberapa waktu yang lalu Kartu Papua Sehat itu dihentikan bagi DOB, baik itu di Provinsi Papua Tengah, Papua Selatan maupun Papua Pegunungan. Untuk kelanjutannya, diharapkan bisa ditangani melalui APBD di provinsi masing-masing.
“Saya atas nama Mendagri menyampaikan penghargaan yang tulus kepada Pj Gubernur Papua Tengah beserta Pj Sekda Provinsi Papua Tengah dan seluruh jajaran, hari ini bisa mendapat kepastian untuk pelayanan publik lebih khusus bidang kesehatan bagi masyarakat, dengan dibagikannya Kartu Otsus Sehat kepada masyarakat OAP di daerah ini,” tutur Wamendagri JWW.
Kata Wamendagri, pada saat perayaan Hari Pendidikan Nasional tahun 2023 tingkat Provinsi Papua Tengah, tanggal 2 Mei 2023 kemarin, Pemprov Papua Tengah juga telah menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa.
“Itu merupakan tanggung jawab tindak lanjut dari yang lalu, makanya wajar kalau saya bilang Provinsi Papua Tengah dari 4 DOB ini jauh lebih maju dibandingkan yang lain. Saya rasa saudara-saudara kita yang lain dari pada melakukan studi banding jauh-jauh ke daerah lain, lebih baik datang ke Papua Tengah supaya bisa belajar banyak hal supaya bisa mempercepat proses pembangunan,” ujar Wamendagri JWW.
Saat dikonfirmasi terkait program Kartu Otsus Sehat, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus A. Sumule, Sp.OGn, MH.Kes, menjelaskan, sesuai dengan prinsip dasar bahwa OAP ber-KTP Papua Tengah, selain mendapat jaminan kesehatan sebagai warga negara RI sebagai peserta BPJS, Juga OAP Papua Tengah mendapat paket manfaat dari dana Otonomi Khusus guna mengkover pembiayaan yang tidak ditanggung dalam paket pembiayaan BPJS.
Untuk itu, kata dia, Pemprov Papua Tengah meluncurkan program “Kartu Otsus Sehat atau KO.. Sehat Papua Tengah.” Disebut Kartu Otsus Sehat karena sumber dananya berasal dari dana Otonomi Khusus, diperuntukan bagi OAP berKTP Papua Tengah guna menjamin kesehatan warga.
Lebih lanjut dijelaskan, dengan program ini akan mengatasi persoalan seperti rujukan pasien ke fasilitas layanan lebih tinggi seperti RSUD Dok 2 Jayapura, penyediaan peti mati, pembiayaan makan minum keluarga yang mendampingi pasien dan sebagainya.
Kata dia, di tahun 2023, dialokasi dana sebesar Rp 57,5 milyar dengan rincian alokasi untuk membayar premi penduduk Papua Tengah sebanyak 1.016.549 orang, sebesar Rp 29,3 milyar dan untuk program Kartu Otsus Sehat sebesar Rp 28,2 milyar dalam bentuk bantuan keuangan daerah. (ros)
Bagikan artikel ini



