NABIRE - Bertempat di Hotel Grand Tembaga Timika, Kabupaten Mimika, Jumat (4/7/25), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, diwakili Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Akademi Komunitas, Freddy Edoway, SE.MPD, membuka secara langsung kegiatan pembekalan bagi peserta Pendidikan Afirmasi ADEM.

Dalam sambutannya Ny. Nurhaidah Nawipa, SE mengatakan, program pendidikan Afirmasi ADEM bukan sekedar program pemindahan sekolah, tetapi ini adalah program afirmasi keberpihakan negara, dimana program yang melihat dan menghargai anak-anak asli Papua sebagai bagian penting dari masa depan bangsa.

Untuk itu, program ini merupakan bagi anak-anak Papua menuju kesempatan pendidikan yang lebih luas, lebih terbuka dan lebih berkualitas. Di masa yang akan datang, sehingga kesempatan yang baik ini janganlah disia-siakan oleh setiap peserta yang telah dinyatakan lulus untuk mengenyang pendidikan di luar Papua alias di tanah Jawa.

Perlu diketahui, bahwa pada tahun ini Provinsi Papua Tengah kembali memperoleh kuota program afirmasi ADEM sebanyak 98 siswa/siswi dan mereka yang lulus ini dipilih, diseleksi dan ditetapkan sebagai peserta dan pembekalan ini sebagai langkah awal untuk menapaki jenjang pendidikan menengah di luar kelahiran mereka.

Untuk kegiatan pembekalan pertama telah berlangsung di Kabupaten Nabire, yang diikuti oleh peserta dari Kabupaten Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai dan Kabupaten Intan Jaya dengan jumlah peserta sebanyak 65 orang, sementara untuk Kabupaten Puncak, Puncak Jaya dan Kabupaten Mimika hanya diikuti 34 peserta program Afirmasi ADEM.

Kegiatan pembekalan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah agar kegiatan pembekalan dapat menjangkau seluruh wilayah dengan pelayanan yang terorganisasi dan penuh rasa tanggung jawab kepada seluruh peserta program afirmasi ADEM yang telah dinyatakan lulus.

“Kita semua menyadari bahwa menempuh pendidikan di luar Papua adalah menghadapi tantangan yang cukup berat dan di sana mereka pun akan menghadapi lingkungan baru, budaya yang berbeda, sehingga lewat pembekalan ini perlu kita bekali mereka soal fisik, mental dan karakter yang cukup baik,” jelasanya.

Untuk itu, sebagai pesan kepada para peserta jangan lupa menghormati guru kalian, cintai sesama dan buktikan bahwa anak Papua mampu bersinar Dimana pun berada dan semoga pembekalan ini menjadi bekal menapaki jenjang pendidikan berikutnya, kelak nanti akan melihat geberasi emas yang bersinar di tanah Papua secara khusus di Provinsi Papua Tengah.(des)