Program CKG Masih Melalui Persiapan Simulasi
NABIRE - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dimana program pemerintah tersebut dimulai hari Senin (10/2/2025) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, namun pada CKG hari ini yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Papua Tengah, baru persiapan simulasi yang dilakukan di Puskesmas Karang Mulia, Selasa (11/2/2025), sekitar jam 9.30 WIT.

NABIRE - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dimana program pemerintah tersebut dimulai hari Senin (10/2/2025) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, namun pada CKG hari ini yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Papua Tengah, baru persiapan simulasi yang dilakukan di Puskesmas Karang Mulia, Selasa (11/2/2025), sekitar jam 9.30 WIT.
Dari pantauan media ini, terdapat dua pasien yang melakukan sosialisasi kesehatan gratis, dimana usia 1-6 tahun dan Lanjut Usia (Lansia) mulai usia 60 tahun, melalui proses tahapan kesehatan gratis.
alur dari pemeriksaan cek kesehatan gratis, diantaranya seperti antri terlebih dahulu, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan cek kesehatan sesuai dengan kebutuhan pasien.

Berikut pemeriksaan CKG, yang menjadi fokus dalam pemeriksaan, yakni pemeriksaan untuk Lansia diantaranya, Geriatri, perilaku merokok, tingkat aktivitas fisik, status gizi (obesitas, gizi kurang), gigi, tekanan darah, gula darah, risiko stroke (mulai usia 40 tahun), risiko jantung (mulai usia 40 tahun), fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun ), Tuberkulosis, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), kanker payudara (pada perempuan hingga usia 69 tahun), kanker leher rahim (pada perempuan hingga usia 69 tahun), kanker paru dan kanker usus (pada laki-laki), mata, telinga, kesehatan jiwa, hepatitis B, hepatitis C serta Fibrosis / sirosis hati.
Pemeriksaan dewasa untuk usia 18-59 tahun, diantaranya perilaku merokok, tingkat aktivitas fisik, status gizi, gigi, tekanan darah, gula darah, risiko stroke, risiko jantung dan fugsi ginjal (mulai usia 40 tahun), tuberculosis, penyakit paru obstruktif kronis (mulai usia 40 tahun), kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun), kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun), kanker paru (pada laki-laki mulai usia 45 tahun) dan kanker usus, mata, telinga, kesehatan jiwa, hepatitis B dan C, fibrosis / sirosis hati dan calon pengantin (anemia, sifilis, HIV).

Sementara itu, pemeriksaan Balita dan anak prasekolah usia 1-6 tahun, diantaranya pemeriksaan, pertumbuhan (berat badan, panjang tinggi badan, lingkar kepala), perkembangan (motorik, sensorik, kognitif), tuberculosis, telinga, mata, gigi, talasemia (mulai usia 2 tahun), gula darah mulai usia 2 tahun.(edi)
Bagikan artikel ini


