NABIRE - Untuk memperkuat ekonomi kerakyatan Presiden Republik Indonesia bakal meluncuran 80.000 koperasi desa dengan nama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pada Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025 mendatang.

Karena itu, Kepala Dinas Koperasi dan Perdangan Provinsi Papua Tengah Norbertus Mote,SE.M.Si mengatakan, sesuai kewenangan dalam kopdes/kel Merah Putih sedang melaksanakan langka-langka kongkrit dalam mendukung pembentukan koperasi tersebut terutama koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait.

“soal soal berapa jumlah koperasi yang akan diajukan kepada pemerintah pusat dari provinsi Papua Tengah tergantung 8 kabupaten di Papua Tengah. Kami di provinsi hanya memfasilitasi dan mengkoordinir serta mendorong verifikasi usaha sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal,”tutur Norbert kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (20/5/25) kemarin.

Kata Norbert, Inisiatif presiden terkait peluncuran 80.000 koperasi merah putih tidak hanya di tanah Papua, akan tetapi untuk desa/kelurahan seluruh Indonesia dengan tujuan memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui koperasi.

“Mengingat Estimasi waktu peluncuran, kini tinggal 1 bulan, kami segerah melaporkan usaha koperasi yang akan diajukan oleh pemkab ke pemerintah pusat. Sampai dengan saat ini, Selasa (20/5/25) baru 6 badan usaha koperasi yang terbentuk di Papua Tengah.

Menurut Norbert, di Papua Tengah dengan adanya kondisi keamanan yang tidak stabil di sejumlah kabupaten tentu akan mempengaruhi para kepala daerah dan intansi terkait mensosialisasikan program tersebut hingga pendampingan terhadap musyawara pembentukan badan usaha koperasi di tiap kampung.

“Itu salah satu faktor yang penghambat dalam proses pelaksanaan sosialisasi dan pembentukan badan usaha kopesasi sehingga di mereka di kabupaten mengalami kesulitan.,”akunya.


Dikatakan Norbert, berapa pun badan usaha koperasi yang terbentuk, pemprov berkewajiban melakukan penguatan kelembagaan koperasi dan memverifikasi usaha. Selanjutkan akan diteruskan ke pemerintah pusat.  

 “Kami di perovinsi hanya melakukan penguatan lembagaan koperasi dan memverifikasi badan usaha. Berapa pun yang akan terkumpulkan nanti, kami tinggal laporkan ke pusat”,ujarnya. (you)