Polres Nabire Keluarkan 4 Siswa yang Ditahan Semalam
NABIRE – Empat siswa SMA/SMK di Nabire yang sempat diamankan pihak Kepolisian Resort Nabire, pagi Minggu (3/5/2020) sudah dikeluarkan.
Bagikan
NABIRE – Empat siswa SMA/SMK di Nabire yang sempat diamankan pihak Kepolisian Resort Nabire, pagi Minggu (3/5/2020) sudah dikeluarkan. Keempat siswa tersebut diamankan tim gabungan saat melakukan patroli dan mendapati siswa sedang merayakan kelulusan sedang cara mencoret pakaian seragam dan melakukan konvoi lebih dari 20 orang. “Empat pelaku sempat diamankan oleh tim gabungan saat melakukan patroli monitoring situasi kamtibmas di Nabire,” ujar Kabag OPS Polres Nabire, Kompol Samuel D. Tatiratu, Minggu (3/5/2020). Kompol Tatiratu, menjelaskan, hal yang dilakukan siswa tersebut, berkaitan dengan ketidak pahaman mereka mengingat usianya yang masih muda serta rasa eforia yang berlebihan, sehingga melakukan aksi berkumpul lebih dari 10 orang dan melakukan kegiatan konvoi sekitar pukul 17.00 WIP menjelang malam dengan mennggunakan kendaraan bermotor roda dua. Sehingga, aksi tersebut dibubarkan mengingat situasi saat ini adanya pandemi virus covid-19 dan empat orang diakankan. “Hal dimaksud agar orang tua siswa tersebut datang dan memberikan pernyataan bahwa orang tua harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak–anaknya, apalagi di saat seperti sekarang ini,” jelas dia. Untuk itu menurut Kompol Tatiratu, pihaknya telah melepas keempat anak tersebut atau mengembalikan ke orang tuanya dengan menandatangani sejumlah pernyataan. Diantaranya, pertama, orang tua harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya, terutama di saat serangan dengan adanya covid-19. Kedua, anak–anak tersebut tidak mengulangi perbuatannya, berkumpul atau bergerombol dengan tidak mengganggu ketertiban lalulintas di jalan raya. Ketiga, harus membantu pemerintah daerah melalui instruksi Bupati untuk distancing social, tidak melakukan kegiatan berkumpul dengan orang banyak, sesuai dengan maklumat Kapolri terkait distancing social dan semua hal yang berkaitan dengan pandemi. ”Jadi kita sudah keluarkan, dan kami harap kepada adik –adik ini dan juga teman - temannya yang lain yang sempat kabur, bahwa dengan dilakukannya pengamanan seperi ini, agar tidak mengulangi lagi perbuatan semacam ini. sebab selain mengganggu ketertiban umum, bisa juga mengakibatkan kecelakaan lalulintas, apalagi seperti saat ini agar kita semua membantu pemerintah dalam penanganan pandemi,” ujar Tatiratu. (pas)
Bagikan artikel ini



