Jayapura - Kepolisian Daerah Papua mengharapkan kepada seluruh masyarakat Papua, untuk ikut dalam bagian dalam pengobatan mata gratis (Katarak) yang dilaksanakan Budha Tzu Chi Indonesia bersama Polda Papua. Menurut Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) I Gede Sumerta Jaya, Sik, bhakti sosial ini dilaksanakan oleh yayasan Budha Tzu Chi Indonesia dengan bekerja sama Polda Papua mengingat banyaknya pasien yang mengalami sakit katarak. Pengobatan gratis ini merupakan bhakti sosial ke-89, dengan moto setiap detik berjuang dengan kebajikan. Disisi lain, lanjut I Gede Sumerta Jaya, Kapolda menginginkan dari penyelenggaraan pengobatan mata gratis ini masyarakat bisa hidup sehat. Karena, apabila hidup sehat, masyarakat tentu bisa mencari penghidupan atau bekerja, untuk memenuhi kesehari-hariannya. “Bagaimana masyarakat mampu bekerja atau membangun daerah ini. Kalau saja salah satu organ fital dalam tubuh manusia tidak sehat. Maka saya harapkan, masyarakat mengikuti program hidup sehat ini,” katanya. Disamping itu, Kapolda menginginkan dengan adanya pengobatan gratis ini masyarakat bisa menciptakan keamanan di lingkungannya masing-masing. Serta masyarakat bisa menjadi penyambung lidah, dimana setiap detik berjuang demi kebajikan. “Ini adalah program hidup sehat, yang dilaksanakan Budha Tzu Chi Indonesia bersama Polda Papua. Dengan harapan, masyarakat di Jayapura ini, bisa terhindar dari penyakit dan mampu berjuang untuk hidupnya, keluarganya, serta daerahnya atau bisa membawa Papua, lebih maju dari daerah lain,” ujarnya. Dari data yang kami terima sementara, I Gede memaparkan bahwasanya jumlah pasien yang mendaftar cukup banyak, dimana pendaftaran dimulai awal Februari sampai dengan 20 Februari. Yang nantinya akan dilanjutkan pemeriksaan Skrining (penjaringan) terakhir oleh tim dokter dari Jakarta akan dilaksanakan 19-20 Maret 2013 di Rumah Sakit Bhayangkara, Kotaraja,” katanya. Selain melayani operasi mata gratis, lanjut I Gede Sumerta Jaya, pasien juga akan difasilitasi mobil penjemputan, khusus yang letaknya 10 Puskesmas di Kota Jayapura. ”Ada 10 Puskesmas, yakni Tanjung Ria, Puskesmas Imbi, Puskesmas Jayapura Utara, Puskesmas Eli Uyo Polimak. Puskesmas Hamadi, Puskesmas Waena, kumpul di depan Topaz Supermarket, Puskesmas Hedam (termasuk Puskesmas Yoka), Puskesmas Koya Barat (termasuk Puskesma Skow), Puskesmas Abe Pantai, Puskesmas Kotaraja (depan STM Kotaraja),” bebernya. Untuk pasien yang berada di wilayah Sarmi, mantan Kapolres Jayawijaya ini mengemukakan disarankan berkumpul Polres Sarmi, dengan persiapan pukul 12.00 WIT dan berangkat pukul 13.00 WIT. Sedangkan di Kabupaten Jayapura kumpul di Kantor Bupati, Pasar Lama Sentani, Puskesamas Sentani, Jalan masuk Puskesmas Harapan. ”Untuk Keerom, kumpul di Puskesmas Arso Kota, dan depan kantor Dinas Kesehatan dan semua titik itu ada tempat pemdaftaran. Maka masyarakat boleh mendaftar. Sementara pasien yang rumahnya jauh, kami sudah menyiapkan tempat penginapan di Asrama SPN, Base G di Distrik Jayapura Utara,”paparnya. Bagi para calon pasien yang memiliki alat transportasi sendiri, Polda Papua menyarankan agar langsung menuju Rumah Sakit Bhayangkara, untuk pemeriksaan lanjutan. “Kami harapkan yang mampu berupaya sendiri bisa langsung ke rumah sakit Bhayangkara,” ungkapnya. I Gede Sumerta Jaya menambahkan untuk memperoleh informasi lebih lanjut para pasien boleh berkoordinasi dengan para panitia Bhakti Sosial. ”Bila masyarakat ingin tahu informasi lebih lanjut bisa hubungi, dr.Gunawan Ingkokusumo dengan nomor pensel 081344932034-0811480128, Irianto Setiawan 0811480188, Hendra Santoso 0811485014, Edy Pranata, 0811480104-0811480105,” imbuhnya. (Syaiful)