PLN Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Warga Papua Barat, Ringankan Beban di Tengah Harga Melonjak

MANOKWARI – Di tengah naiknya harga kebutuhan pokok, PT PLN (Persero) menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat di Papua Barat. Bantuan ini menjadi angin segar bagi warga yang tengah berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN mendistribusikan bantuan secara bertahap sejak momen Hari Raya Idulfitri 1447 H. Total sebanyak 2.546 paket sembako disalurkan, dengan rincian 1.546 paket untuk wilayah Teluk Bintuni serta 1.000 paket lainnya untuk Manokwari dan Fakfak.
Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti 5 kilogram beras, 2 kilogram minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, PLN menggandeng Yayasan Pemerhati Perempuan dan Anak (Phapeda) di Teluk Bintuni serta Yayasan Rumberpon di Manokwari.
Bagi masyarakat, bantuan ini terasa langsung manfaatnya. Aida (38), warga Manokwari, mengaku sangat terbantu di tengah kondisi harga bahan makanan yang terus meningkat.
“Sembako ini sangat berguna untuk kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini benar-benar meringankan pengeluaran rumah tangga kami,” ujarnya.
Namun, proses penyaluran bantuan di Papua Barat bukan tanpa tantangan. Akses jalan yang terbatas serta jarak antarwilayah menjadi hambatan utama. Meski demikian, kerja sama antara PLN dan mitra lokal mampu mengatasi kendala tersebut.
Bendahara Yayasan Rumberpon, Fadlan Sanusi Rahaningmas, menyebut distribusi bantuan bahkan mampu menjangkau kampung-kampung di tujuh kabupaten. Ia mengapresiasi respons cepat dan koordinasi yang baik dari tim PLN.
“Mulai dari survei hingga pembagian barang, prosesnya jadi jauh lebih cepat dan mudah,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Phapeda, Christine Eveline Mustamu. Ia menilai PLN kini tidak hanya hadir melalui listrik, tetapi juga melalui berbagai aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Ini kali kedua kami dipercaya menyalurkan bantuan dari PLN. Sebelumnya ambulans, sekarang sembako. Kami berharap program seperti ini terus berlanjut,” katanya.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.
“Melalui TJSL, kami ingin hadir langsung meringankan beban keluarga. Kolaborasi dengan mitra lokal menjadi kunci agar bantuan bisa cepat diterima masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.
Dengan program ini, PLN berharap dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat perannya tidak hanya penyedia listrik, tetapi juga sebagai penggerak kepedulian sosial di Indonesia. (ppn)
Bagikan artikel ini



