NABIRE – Gayung bersambut, Yeki Degei, Ketua Pemantau Keuangan Negara Republik Indonesia (PKN RI) Provinsi Papua Tengah menyatakan mendukung langkah Gubernur Papua Tengah terkait memverifikasi kembali data 86 mahasiswa penerima beasiswa dari Pemprov Papua Tengah yang kini sedang mengenyam pendidikan tinggi di luar negeri.

“Kami mendukung penuh langkah Gubernur Papua Tengah terkait verifikasi kembali data 86 mahasiswa yang dibiayai dari Pemprov Papua Tengah,” tutur Yeki dalam keterangan tertulis diterima redaksi Papuapos Nabire, Kamis (13/3/25) siang.

Yeki menerangkan, para mahasiswa tersebut dikirim sebelumnya oleh Pemprov untuk mengenyam pendidikan di luar negeri jika diprioritaskan orang Papua Tengah, maka sesuai pemanfaatnya. Pasalnya dibiayai dari sumber dana Otonomi Khusus (Otsus).

“Mahasiswa yang dikirim Pemprov untuk kuliah di luar negeri, sumber biayanya dari dana Otsus, maka harus diperuntungkan bagi orang asli Papua yang berasal dan berdomisili di Papua Tengah,” katanya.

Untuk memastikan hal tersebut, Yeki menyatakan, mendukung penuh langkah Pemprov Papua Tengah untuk memverifikasi kembali (ulang) data mahasiswa secara rinci dan baik.

“PKN RI mendukung penuh langkah Pemprov Papua Tengah mau melakukan verifikasi ulang tersebut dan harus cek ulang data secara detail, agar pemanfaatannya tetap sasaran,” tandas Yeki.

Apalagi kata Yeki, kalau kedapatan mahasiswa tersebut itu ternyata non Papua, sementara dibeasiswakan menggunakan dari sumber dana Otsus, maka menyimpang dari semangat Otsus Papua.

“Jika mahasiswa yang dikirim tersebut ini ada yang non-OAP, maka itu sudah menyalahi semangat Otsus, karena sudah kasih dari Jakarta untuk mensejahterakan orang asli Papua,” ucap Yeki.(you)